Penguatan Mutu RPL, LLDIKTI Wilayah IX Lakukan Monev di UM Bulukumba

Bulukumba, Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) di Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba), bertempat di Gedung Lecturer Theater UM Bulukumba, Rabu (20/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi program RPL di lingkungan perguruan tinggi, khususnya dalam memastikan proses pengakuan capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pengalaman kerja maupun pendidikan nonformal berjalan sesuai regulasi dan standar mutu pendidikan tinggi. Monitoring dan evaluasi tersebut dipimpin oleh Muh. Tahir Hamzah, S.T., M.M., selaku Penelaah Teknis Kebijakan LLDIKTI Wilayah IX. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa program RPL merupakan langkah strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif bagi masyarakat. Tahir menyampaikan bahwa pelaksanaan RPL harus tetap mengedepankan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan mutu akademik. Menurutnya, perguruan tinggi perlu memastikan setiap proses asesmen dilakukan secara objektif agar capaian pembelajaran yang diakui benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dimiliki peserta. “Program RPL hadir untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat yang memiliki pengalaman kerja maupun kompetensi tertentu agar dapat memperoleh pengakuan akademik. Karena itu, pelaksanaannya harus sesuai pedoman dan standar yang telah ditetapkan,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Bulukumba, Dr. Nur Ina Syam, S.S., M.Pd., menyampaikan bahwa program RPL merupakan bentuk komitmen kampus dalam mendukung akses pendidikan tinggi yang lebih inklusif dan fleksibel bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola RPL agar berjalan sesuai standar mutu, transparan, dan akuntabel. “Kami menyambut baik kegiatan monev ini sebagai ruang evaluasi dan pembelajaran untuk menyempurnakan pelaksanaan RPL di FKIP UM Bulukumba. Masukan dari tim LLDIKTI tentu menjadi bekal penting bagi kami dalam meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan program RPL ke depan,” ujarnya. Ketua Pengelola RPL UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa UM Bulukumba terus berkomitmen mengembangkan sistem RPL yang adaptif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Menurutnya, melalui program tersebut, kampus berupaya memberikan akses pendidikan yang lebih luas sekaligus mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di daerah. “Kami terus melakukan pembenahan dan penguatan tata kelola RPL agar pelaksanaannya berjalan optimal. Kehadiran tim monitoring dan evaluasi dari LLDIKTI Wilayah IX menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan RPL di UM Bulukumba,” ungkapnya. Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan sesi pemaparan dokumen, diskusi, serta peninjauan pelaksanaan program RPL di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Acara tersebut turut dihadiri pimpinan fakultas, dosen, serta tim pengelola RPL UM Bulukumba.
Pererat Silaturahmi, UM Bulukumba Gelar Jalan Santai

Bulukumba, – Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) sukses menggelar kegiatan Jalan Santai dalam rangka semarak Milad ke-7 UM Bulukumba pada Ahad, 17 Mei 2026, di Kampus I UM Bulukumba. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.00 WITA tersebut berlangsung meriah dan diikuti civitas akademika, alumni, serta masyarakat umum. Mengusung tema “Iman dan Ilmu UM Bulukumba Berkemajuan”, kegiatan jalan santai dirangkaikan dengan berbagai agenda sosial dan kebersamaan seperti senam bersama, temu alumni, donor darah, dan pasar murah. Panitia juga menyediakan berbagai hadiah menarik yang semakin menambah antusias peserta. Rektor Dr. H. Jumase Basra, M.Si. menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, civitas akademika, alumni, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan rangkaian kegiatan Milad tersebut. “Milad ke-7 ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar UM Bulukumba. Kami bersyukur kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen UM Bulukumba untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan edukatif, sosial, dan humanis. Ketua Panitia Milad ke-7 UM Bulukumba, Dr. H. Fahmi Room, M.Hum. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan jalan santai dalam rangka Milad ke-7 UM Bulukumba. “Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, meriah, dan penuh kebersamaan. Antusiasme mahasiswa, alumni, civitas akademika, warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, serta masyarakat umum menjadi bukti kuatnya semangat silaturahmi dan persaudaraan di lingkungan UM Bulukumba. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat hubungan kampus dengan masyarakat,” ujarnya. Ia berharap rangkaian Milad ke-7 UM Bulukumba dapat membawa keberkahan serta semakin mengokohkan UM Bulukumba sebagai kampus yang unggul, islami, dan berkemajuan. Sementara itu, Koordinator Divisi Jalan Santai, Satnawati, S.Pd., M.Pd. mengatakan antusiasme peserta menjadi bukti kuatnya rasa kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan UM Bulukumba. “Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang olahraga dan hiburan, tetapi juga wadah mempererat hubungan antar civitas akademika, alumni, dan masyarakat. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat,” tuturnya. Kemeriahan kegiatan tampak sejak pagi hari dengan peserta yang memadati area kampus untuk mengikuti jalan santai bersama. Temu alumni juga menjadi momen penuh kehangatan bagi para alumni STKIP Muhammadiyah Bulukumba yang telah beralih nama menjadi Universitas Muhammadiyah Bulukumba sejak tahun 2019 untuk kembali bersilaturahmi dan mengenang perjalanan kampus. Adapun puncak peringatan Milad ke-7 UM Bulukumba dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 21 Mei 2026, dengan sejumlah agenda seremoni sebagai refleksi perjalanan dan capaian UM Bulukumba dalam mewujudkan kampus berkemajuan.
UM Bulukumba Gelar Workshop Kurikulum dan RPS Berbasis OBE untuk Perkuat Mutu Akademik

Bulukumba — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menggelar Workshop Kurikulum dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome Based Education (OBE), Senin-Selasa, 11–12 Mei 2026, di Lecture Theater Kampus 2. Kegiatan ini menjadi langkah strategis kampus dalam memperkuat mutu akademik melalui penyusunan kurikulum yang terukur, adaptif, dan selaras dengan standar pendidikan tinggi serta kebutuhan dunia kerja. Workshop yang diselenggarakan oleh Lembaga P4 UM Bulukumba itu mengangkat tema “Menyusun Kurikulum dan RPS yang Efektif, Terukur, dan Selaras dengan Standar Pendidikan Tinggi.” Peserta kegiatan terdiri atas pimpinan universitas, dekan dan wakil dekan, ketua program studi, sekretaris program studi, hingga dosen di lingkungan UM Bulukumba. Pelaksanaan workshop dilatarbelakangi hasil audit kurikulum internal yang menunjukkan masih adanya perbedaan dalam penyusunan kurikulum dan sebaran mata kuliah di setiap program studi. Selain itu, rumusan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) pada workshop OBE sebelumnya dinilai belum sepenuhnya mengacu pada Permendiktsaintek Nomor 39 Tahun 2025 karena masih dipisahkan berdasarkan ranah sikap, pengetahuan, keterampilan umum, dan keterampilan khusus. Dalam kegiatan tersebut, narasumber Dr. Ishaq Madeamin, S.Pd., M.Pd. memberikan penguatan materi terkait implementasi Outcome Based Education (OBE), penyusunan CPL, pengembangan kurikulum berbasis OBE, hingga penyusunan RPS yang efektif dan terukur. Peserta juga memperoleh pendalaman mengenai konsep dasar OBE, perumusan visi keilmuan program studi, penyusunan matriks CPL dan CPMK, hingga teknik penyusunan RPS berbasis OBE yang sistematis dan relevan dengan kebutuhan pembelajaran saat ini. Wakil Rektor I UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., menegaskan bahwa penyelarasan kurikulum menjadi kebutuhan penting dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi yang terus berkembang. “Workshop ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas akademik di UM Bulukumba. Kurikulum dan RPS yang disusun harus mampu menjawab tantangan zaman, berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan, serta mendukung peningkatan daya saing mahasiswa,” ujarnya. Ia berharap seluruh program studi dapat menghasilkan dokumen kurikulum yang lebih terukur dan relevan dengan kebutuhan pemangku kepentingan pendidikan maupun dunia kerja. Sementara itu, Kepala Lembaga P4 UM Bulukumba, Andi Andriyani Asra, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses restrukturisasi kurikulum di lingkungan universitas. “Melalui kegiatan ini diharapkan setiap program studi mampu menyusun kurikulum berbasis Outcome Based Education sesuai standar yang ditetapkan dan dapat mengimplementasikannya pada tahun ajaran berikutnya,” katanya. Menurutnya, workshop ini tidak sekadar memenuhi kebutuhan administrasi akademik, tetapi juga diarahkan untuk memastikan implementasi kurikulum yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan. Ke depan, proses restrukturisasi kurikulum di UM Bulukumba akan dilanjutkan melalui tahapan monitoring progres, finalisasi, hingga legalisasi kurikulum di tingkat senat universitas. Melalui workshop tersebut, UM Bulukumba menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada mutu lulusan sesuai prinsip Outcome Based Education (OBE). Laporan: Syayyidina AliEditor: Asywid
Jaring Calon Lulusan Unggul, UM Bulukumba Sukses Gelar Seleksi PMB Gelombang Pertama Melalui Tiga Jalur Penerimaan

BULUKUMBA, Sebanyak 119 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru (PMB) gelombang pertama pada Kamis, 30 April 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba), yang berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan seleksi yang telah disiapkan panitia, mulai dari registrasi hingga ujian seleksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UM Bulukumba dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas serta memiliki kesiapan akademik dan karakter yang baik. Tahun ini, UM Bulukumba membuka beberapa jalur penerimaan, yaitu jalur umum, jalur prestasi, dan jalur hafidz. Sementara jalur umum diperuntukkan bagi calon mahasiswa melalui seleksi akademik dengan mengikuti tes CBT (Computer Based Test) dan wawancara oleh ketua program studi masing-masing. Sementara itu, jalur prestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki capaian di bidang akademik maupun non-akademik, dan jalur hafidz memberikan kesempatan khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas tingginya minat calon mahasiswa yang mendaftar di gelombang pertama ini. Ia menegaskan bahwa UM Bulukumba terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan serta layanan akademik. “Kami menyambut baik antusiasme para calon mahasiswa yang mengikuti seleksi hari ini. Ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap UM Bulukumba. Kami berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Rektor. Sementara itu, Ketua Panitia PMB 2026, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian seleksi gelombang pertama hari ini berlangsung dengan baik. Peserta yang hadir mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Kami memastikan seluruh proses berjalan profesional dan transparan, termasuk pada tiga jalur penerimaan yang kami buka,” jelasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal dalam menyukseskan kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan seleksi ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tambahnya. Ia juga menambahkan bahwa bagi calon mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi gelombang pertama, masih tersedia kesempatan pada gelombang berikutnya. Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman pmb.umbulukumba.ac.id/ atau datang langsung ke sekretariat penerimaan calon mahasiswa baru di Kampus 1 maupun Kampus 2 UM Bulukumba. “Saat ini, UM Bulukumba menyediakan 11 program studi jenjang Strata 1 (S1) dan 1 program studi jenjang Strata 2 (S2) Magister, sebagai pilihan bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan profesional mereka,” tutupnya.
UM Bulukumba Tuan Rumah Evaluasi Implementasi Kebijakan Anti Kekerasan, Anti Narkoba, dan Anti Korupsi LLDIKTI Wilayah IX

Bulukumba, Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan “Evaluasi Implementasi Kebijakan Anti Kekerasan, Anti Narkoba, dan Anti Korupsi Tahun 2026 Gelombang 1” yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX pada 28–30 April 2026, bertempat di Gedung Lecture Theater Kampus 2 UM Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT/PPKS) dari sekitar 40 perguruan tinggi di lingkup LLDIKTI Wilayah IX. Agenda ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi kebijakan strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bebas dari kekerasan, narkoba, dan praktik korupsi. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Bulukumba sebagai tuan rumah kegiatan strategis tersebut. “Kami menyambut baik dan merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Bulukumba sebagai tuan rumah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berintegritas. Kami juga berharap forum ini dapat mempererat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengimplementasikan kebijakan secara nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi bangsa yang berintegritas. “Evaluasi ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan upaya nyata untuk memastikan bahwa kebijakan anti kekerasan, anti narkoba, dan anti korupsi benar-benar diimplementasikan secara konsisten di lingkungan perguruan tinggi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta integritas,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tersebut diukur melalui berbagai indikator, antara lain keberadaan regulasi internal, pembentukan satuan tugas PPKPT, pelaksanaan sosialisasi, serta integrasi materi dalam kurikulum pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diminta untuk mempresentasikan capaian dan menunjukkan bukti dukung implementasi kebijakan di masing-masing perguruan tinggi, baik dalam bentuk dokumen fisik maupun digital. Hal ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX semakin memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan kebijakan secara optimal, sehingga tercipta ekosistem pendidikan tinggi yang aman, bersih, dan berintegritas.
UM Bulukumba Ikuti Lokakarya Akreditasi di Unismuh Makassar

Makassar – Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba mengikuti Lokakarya Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi yang digelar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Senin, 20 April 2026) di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dari kawasan Indonesia Timur. Lokakarya menjadi forum strategis untuk membahas kebijakan dan regulasi terbaru terkait sistem akreditasi perguruan tinggi, sekaligus berbagi praktik baik dari kampus yang telah meraih akreditasi unggul. Kepala Badan Penjaminan Mutu UM Bulukumba, Sri Wahyuni Thamrin, M.Pd., mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kesiapan institusi menghadapi proses reakreditasi. “Melalui lokakarya ini, kami meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan terbaru serta mempelajari praktik baik dari perguruan tinggi terakreditasi unggul, khususnya Unismuh Makassar,” ujarnya. Ia menambahkan, hasil dari kegiatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan sistem penjaminan mutu internal kampus, terutama dalam menyongsong reakreditasi yang direncanakan pada 2031. Selain itu, partisipasi UM Bulukumba juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan standar akreditasi, kampus diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. (Syayyidina Ali)
UM Bulukumba Cetak Prestasi, 16 Dosen Lolos Pendanaan Penelitian dan PKM

BULUKUMBA, Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sejumlah dosen berhasil lolos dalam program pendanaan hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Berdasarkan hasil seleksi yang diumumkan secara resmi 9 April 2026, total 12 judul penelitian dan 4 judul pengabdian kepada masyarakat (PKM) dari dosen UM Bulukumba dinyatakan didanai. Capaian ini menunjukkan peningkatan kualitas riset dan pengabdian yang dilakukan oleh dosen, sekaligus memperkuat posisi UM Bulukumba sebagai perguruan tinggi yang aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat. Rektor UM Bulukumba Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. “Kami sangat bangga atas keberhasilan para dosen yang telah lolos pendanaan hibah nasional ini. Ini adalah bukti nyata bahwa dosen UM Bulukumba mampu bersaing di tingkat nasional dan menghasilkan karya yang berdampak bagi masyarakat. Kami berharap capaian ini terus meningkat di tahun-tahun mendatang serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.” Senada dengan itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM Bulukumba juga memberikan tanggapan positif. “Keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dosen dalam meningkatkan kualitas proposal serta pendampingan intensif dari LPPM. Kami akan terus mendorong peningkatan kualitas riset dan pengabdian berbasis kebutuhan masyarakat serta inovasi teknologi., sehingga ke depannya lebih banyak lagi dosen yang lolos dalam program hibah Kementerian ini.” Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas penelitian, serta memperluas dampak pengabdian kepada masyarakat. Daftar Penerima Hibah Penelitian 2026: Daftar Penerima Hibah Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) 2026: (Syayyidina Ali)
Qabilah GKHW UM Bulukumba Periode 2023–2028 Resmi Dikukuhkan, Siap Cetak Kader Berintegritas

Bulukumba, Qabilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) periode 2023–2028 resmi dikukuhkan oleh Kwartir Pusat Hisbul Wathan, pada Jumat, 3 April 2026, bertempat di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba. Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan, Heryanti Alamsyah, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan keteguhan hati dalam berjuang. “Semoga Ramanda dan Ibunda yang dikukuhkan hari ini senantiasa berteguh hati, ikhlas dalam berjuang, serta mampu mengemban amanah ini dengan baik sehingga tujuan Hizbul Wathan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya. Rektor UM Bulukumba selaku Dewan Pembina, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Hizbul Wathan merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan. “Hizbul Wathan bukan sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kehadiran Qabilah GKHW di UM Bulukumba diharapkan mampu melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Sulawesi Selatan, Syahrir Rajab, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada UM Bulukumba atas komitmennya dalam mengembangkan gerakan kepanduan di lingkungan perguruan tinggi. “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Semoga Qabilah GKHW ini dapat menjadi penggembira sekaligus penggerak dalam memajukan Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di kalangan generasi muda,” tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Husain Abdul Rahman, Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menekankan pentingnya sinergi antara gerakan kepanduan dan misi dakwah Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa Hizbul Wathan harus mampu menjadi garda terdepan dalam membumikan nilai-nilai Islam berkemajuan, serta menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan generasi yang tangguh, adaptif, dan berwawasan luas. “Hizbul Wathan harus tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu menjawab tantangan zaman. Di sinilah pentingnya membangun sinergi antara nilai keislaman, kepanduan, dan dunia akademik,” jelasnya. Ketua Qabilah Gerakan Kepanduan Hisbul Wathan UM Bulukumba Dr. Suhartini Aziz, M.Pd., menyampaikan komitmennya untuk membawa Qabilah GKHW menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan berdampak. “Amanah ini adalah tanggung jawab yang akan kami jalankan dengan penuh dedikasi. Kami berharap dalam waktu dekat bisa membentuk Kafilah Hizbul Wathan (HW) sebagai satuan atau kelompok pandu tingkat perguruan tinggi/mahasiswa dalam Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang setingkat dengan UKM kampus.” ujarnya. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di lingkungan UM Bulukumba, sekaligus sebagai langkah strategis dalam mencetak kader-kader muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan. (Syayyidina Ali)
Baitul Arqam UM Bulukumba Perkuat Nilai Ke Islaman Dan Ke Muhammadiyahan, Dirangkaikan Dengan Syawalan 1447 H

Bulukumba, Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) melaksanakan kegiatan Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan yang dirangkaikan dengan Syawalan 1447 Hijriah, pada 3–4 April 2026 di auditorium kampus 2 UM Bulukumba. Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Mewujudkan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang Profesional, Berintegritas, dan Berkemajuan”, serta tema Syawalan “Refleksi Ramadhan dalam Membangun Karakter Akademisi Berakhlak Mulia.” Kegiatan diawali dengan penyerahan daftar nama peserta Baitul Arqam oleh Rektor UM Bulukumba kepada Master of Training sebagai simbol dimulainya proses pembinaan ideologis dan spiritual bagi seluruh peserta selama 2 hari. Dalam sambutannya, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M. Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dipadukan dengan momentum Syawalan. Ia menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam membangun kesamaan pemahaman dan perspektif keislaman serta Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. “Kesyukuran kita panjatkan karena hari ini Baitul Arqam dapat dilaksanakan dan dirangkaikan dengan Syawalan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sehingga kita memiliki kesamaan perspektif dalam menjalankan peran sebagai akademisi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba Drs. A. Muh. Yakin, M.M., menekankan bahwa Baitul Arqam maupun Darul Arqam merupakan program yang dilaksanakan di berbagai jenjang dalam Muhammadiyah sebagai upaya penguatan nilai dan konsistensi dalam beramal. “Hampir di seluruh jenjang Muhammadiyah, kegiatan seperti ini terus dilakukan. Ini adalah bagian dari penguatan agar kita tetap konsisten dalam melakukan kebaikan, serta memastikan bahwa strategi perjuangan kita tetap searah,” ungkapnya. Senada dengan itu, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menegaskan pentingnya memperluas wawasan sebagai warga Muhammadiyah, meskipun telah memahami ideologi organisasi. “Meskipun kita sudah mengetahui dan memahami ideologi Muhammadiyah, kita tetap dituntut untuk memiliki pandangan yang luas. Sama halnya dengan ibadah puasa Ramadhan yang dilakukan setiap tahun, itu menjadi sarana penguatan dan penyegaran nilai-nilai keimanan kita,” tuturnya. Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan penyampaian hikmah Syawalan oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Sulawesi Tenggara Drs. H. Syamsu, M.Pd., yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal transformasi diri menuju pribadi yang lebih berakhlak mulia, baik dalam kehidupan personal maupun profesional. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan UM Bulukumba tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga karakter keislaman yang kuat, integritas tinggi, serta komitmen dalam mewujudkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan kampus dan masyarakat luas. (Mutiara Hidza)
Perkuat Tata Kelola Akademik, Rektor UM Bulukumba Lantik Kaprodi dan Sekprodi Dirangkaikan Buka Puasa Bersama

BULUKUMBA, Universitas Muhammadiyah Bulukumba kembali melakukan penguatan tata kelola akademik melalui pelantikan Ketua dan Sekretaris Program Studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Sains dan Teknologi (F. Saintek) masa bakti 2026-2030. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan agenda Buka Puasa Bersama yang berlangsung di Gedung RM HDR, Bulukumba, Selasa 10 Maret 2026. Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas layanan akademik serta memperkuat kepemimpinan di tingkat program studi. Momentum tersebut juga dihadiri pimpinan universitas, dosen, dan civitas akademika dalam suasana kebersamaan bulan Ramadan. Rektor Dr. Drs. H. Jumase Basra, M.Si. dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para Ketua dan Sekretaris Program Studi yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan secara profesional. “Selamat kepada Ketua dan Sekretaris Program Studi yang baru saja dilantik. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bapak dan Ibu telah menyampaikan ikrar janji yang disaksikan oleh khalayak, sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Rektor juga mengungkapkan bahwa perkembangan universitas saat ini terus mengalami kemajuan, salah satunya dengan hadirnya beberapa program studi baru termasuk Pendidikan Matematika di lingkungan kampus. Menurutnya, tantangan perguruan tinggi saat ini semakin besar, khususnya dalam menghadapi persaingan antar perguruan tinggi dalam menarik minat mahasiswa. “Tantangan hari ini semakin besar. Kita harus memahami bahwa mahasiswa adalah aset utama, baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta,” kata Jumase Basra. Ia menekankan bahwa seluruh pimpinan program studi harus proaktif dalam membangun komunikasi dan pelayanan kepada calon mahasiswa. “Jangan menunggu bola, tetapi menjemput bola. Mahasiswa jangan ditunggu, tetapi harus dijemput,” tegasnya. Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kualitas pelayanan akademik menjadi faktor penting dalam persaingan perguruan tinggi. “Seluruh Kaprodi dan Sekprodi harus memberikan layanan prima. Persaingan yang besar saat ini juga terjadi pada bidang pelayanan kepada mahasiswa,” tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, civitas akademika universitas juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan program studi yang baru dilantik. Di lingkungan FKIP, yang dilantik antara lain: Sementara di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi serta FKIP, turut dilantik: Rektor berharap para pimpinan program studi yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan integritas serta membawa program studi masing-masing menuju peningkatan kualitas akademik dan pengabdian kepada masyarakat. “Semoga jabatan ini menjadi pintu keberkahan untuk meningkatkan kualitas akademik dan pengabdian kepada masyarakat. Selamat menjalankan tugas dengan integritas tinggi,” pungkasnya. Selain menjadi momentum penguatan kepemimpinan akademik, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi civitas akademika Universitas Muhammadiyah Bulukumba melalui kegiatan buka puasa bersama di bulan suci Ramadan.