Jaring Calon Lulusan Unggul, UM Bulukumba Sukses Gelar Seleksi PMB Gelombang Pertama Melalui Tiga Jalur Penerimaan

BULUKUMBA, Sebanyak 119 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru (PMB) gelombang pertama pada Kamis, 30 April 2026 di Kampus 2 Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba), yang berlangsung dalam suasana tertib dan kondusif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan seleksi yang telah disiapkan panitia, mulai dari registrasi hingga ujian seleksi. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UM Bulukumba dalam menjaring calon mahasiswa yang berkualitas serta memiliki kesiapan akademik dan karakter yang baik. Tahun ini, UM Bulukumba membuka beberapa jalur penerimaan, yaitu jalur umum, jalur prestasi, dan jalur hafidz.  Sementara jalur umum diperuntukkan bagi calon mahasiswa melalui seleksi akademik dengan mengikuti tes CBT (Computer Based Test) dan wawancara oleh ketua program studi masing-masing. Sementara itu, jalur prestasi ditujukan bagi siswa yang memiliki capaian di bidang akademik maupun non-akademik, dan jalur hafidz memberikan kesempatan khusus bagi calon mahasiswa yang memiliki hafalan Al-Qur’an. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas tingginya minat calon mahasiswa yang mendaftar di gelombang pertama ini. Ia menegaskan bahwa UM Bulukumba terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan serta layanan akademik. “Kami menyambut baik antusiasme para calon mahasiswa yang mengikuti seleksi hari ini. Ini menjadi indikator kepercayaan masyarakat terhadap UM Bulukumba. Kami berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Rektor. Sementara itu, Ketua Panitia PMB 2026, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Alhamdulillah, seluruh rangkaian seleksi gelombang pertama hari ini berlangsung dengan baik. Peserta yang hadir mencapai ratusan orang dari berbagai daerah. Kami memastikan seluruh proses berjalan profesional dan transparan, termasuk pada tiga jalur penerimaan yang kami buka,” jelasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja maksimal dalam menyukseskan kegiatan ini. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan seleksi ini dapat berjalan lancar dan sukses,” tambahnya. Ia juga menambahkan bahwa bagi calon mahasiswa yang belum sempat mengikuti seleksi gelombang pertama, masih tersedia kesempatan pada gelombang berikutnya. Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman pmb.umbulukumba.ac.id/ atau datang langsung ke sekretariat penerimaan calon mahasiswa baru di Kampus 1 maupun Kampus 2 UM Bulukumba. “Saat ini, UM Bulukumba menyediakan 11 program studi jenjang Strata 1 (S1) dan 1 program studi jenjang Strata 2 (S2) Magister, sebagai pilihan bagi calon mahasiswa untuk mengembangkan potensi akademik dan profesional mereka,” tutupnya.

Qabilah GKHW UM Bulukumba Periode 2023–2028 Resmi Dikukuhkan, Siap Cetak Kader Berintegritas

Bulukumba, Qabilah Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (GKHW) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) periode 2023–2028 resmi dikukuhkan oleh Kwartir Pusat Hisbul Wathan, pada Jumat, 3 April 2026, bertempat di Auditorium Kampus 2 UM Bulukumba. Pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Pusat Hizbul Wathan, Heryanti Alamsyah, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan harapan agar seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan dan keteguhan hati dalam berjuang. “Semoga Ramanda dan Ibunda yang dikukuhkan hari ini senantiasa berteguh hati, ikhlas dalam berjuang, serta mampu mengemban amanah ini dengan baik sehingga tujuan Hizbul Wathan dapat tercapai secara optimal,” ujarnya. Rektor UM Bulukumba selaku Dewan Pembina, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa Hizbul Wathan merupakan salah satu organisasi otonom Muhammadiyah yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa kepemimpinan. “Hizbul Wathan bukan sekadar organisasi kepanduan, tetapi juga wadah pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kehadiran Qabilah GKHW di UM Bulukumba diharapkan mampu melahirkan kader-kader unggul yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual,” ungkapnya. Sementara itu, Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Sulawesi Selatan, Syahrir Rajab, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada UM Bulukumba atas komitmennya dalam mengembangkan gerakan kepanduan di lingkungan perguruan tinggi. “Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Universitas Muhammadiyah Bulukumba. Semoga Qabilah GKHW ini dapat menjadi penggembira sekaligus penggerak dalam memajukan Persyarikatan Muhammadiyah, khususnya di kalangan generasi muda,” tuturnya. Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Husain Abdul Rahman, Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menekankan pentingnya sinergi antara gerakan kepanduan dan misi dakwah Muhammadiyah. Ia menyampaikan bahwa Hizbul Wathan harus mampu menjadi garda terdepan dalam membumikan nilai-nilai Islam berkemajuan, serta menjadi ruang kaderisasi yang melahirkan generasi yang tangguh, adaptif, dan berwawasan luas. “Hizbul Wathan harus tampil sebagai kekuatan moral dan intelektual yang mampu menjawab tantangan zaman. Di sinilah pentingnya membangun sinergi antara nilai keislaman, kepanduan, dan dunia akademik,” jelasnya. Ketua Qabilah Gerakan Kepanduan Hisbul Wathan UM Bulukumba Dr. Suhartini Aziz, M.Pd., menyampaikan komitmennya untuk membawa Qabilah GKHW menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan berdampak. “Amanah ini adalah tanggung jawab yang akan kami jalankan dengan penuh dedikasi. Kami berharap dalam waktu dekat bisa membentuk Kafilah Hizbul Wathan (HW) sebagai satuan atau kelompok pandu tingkat perguruan tinggi/mahasiswa dalam Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan yang setingkat dengan UKM kampus.” ujarnya. Pengukuhan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan di lingkungan UM Bulukumba, sekaligus sebagai langkah strategis dalam mencetak kader-kader muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan siap mengabdi untuk umat, bangsa, dan persyarikatan. (Syayyidina Ali)

Baitul Arqam UM Bulukumba Perkuat Nilai Ke Islaman Dan Ke Muhammadiyahan, Dirangkaikan Dengan Syawalan 1447 H

Bulukumba, Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) melaksanakan kegiatan Baitul Arqam bagi dosen dan tenaga kependidikan yang dirangkaikan dengan Syawalan 1447 Hijriah, pada 3–4 April 2026 di auditorium kampus 2 UM Bulukumba. Kegiatan ini mengangkat tema “Penguatan Nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam Mewujudkan Dosen dan Tenaga Kependidikan yang Profesional, Berintegritas, dan Berkemajuan”, serta tema Syawalan “Refleksi Ramadhan dalam Membangun Karakter Akademisi Berakhlak Mulia.” Kegiatan diawali dengan penyerahan daftar nama peserta Baitul Arqam oleh Rektor UM Bulukumba kepada Master of Training sebagai simbol dimulainya proses pembinaan ideologis dan spiritual bagi seluruh peserta selama 2 hari. Dalam sambutannya, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M. Si., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dipadukan dengan momentum Syawalan. Ia menegaskan bahwa Baitul Arqam memiliki peran strategis dalam membangun kesamaan pemahaman dan perspektif keislaman serta Kemuhammadiyahan di lingkungan kampus. “Kesyukuran kita panjatkan karena hari ini Baitul Arqam dapat dilaksanakan dan dirangkaikan dengan Syawalan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh tentang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, sehingga kita memiliki kesamaan perspektif dalam menjalankan peran sebagai akademisi,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba Drs. A. Muh. Yakin, M.M., menekankan bahwa Baitul Arqam maupun Darul Arqam merupakan program yang dilaksanakan di berbagai jenjang dalam Muhammadiyah sebagai upaya penguatan nilai dan konsistensi dalam beramal. “Hampir di seluruh jenjang Muhammadiyah, kegiatan seperti ini terus dilakukan. Ini adalah bagian dari penguatan agar kita tetap konsisten dalam melakukan kebaikan, serta memastikan bahwa strategi perjuangan kita tetap searah,” ungkapnya. Senada dengan itu, perwakilan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Dr. H. Husain Abdul Rahman, M.Pd., menegaskan pentingnya memperluas wawasan sebagai warga Muhammadiyah, meskipun telah memahami ideologi organisasi. “Meskipun kita sudah mengetahui dan memahami ideologi Muhammadiyah, kita tetap dituntut untuk memiliki pandangan yang luas. Sama halnya dengan ibadah puasa Ramadhan yang dilakukan setiap tahun, itu menjadi sarana penguatan dan penyegaran nilai-nilai keimanan kita,” tuturnya. Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan penyampaian hikmah Syawalan oleh Ketua Majelis Tabligh PWM Sulawesi Tenggara Drs. H. Syamsu, M.Pd., yang mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Ramadhan sebagai titik awal transformasi diri menuju pribadi yang lebih berakhlak mulia, baik dalam kehidupan personal maupun profesional. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh dosen dan tenaga kependidikan UM Bulukumba tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang unggul, tetapi juga karakter keislaman yang kuat, integritas tinggi, serta komitmen dalam mewujudkan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan kampus dan masyarakat luas. (Mutiara Hidza)

UM Bulukumba Resmi Membuka Festival Pelajar 2026, Perkuat Komitmen Pembinaan Generasi Muda

Bulukumba — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) resmi membuka kegiatan Festival Pelajar 2026 yang mengusung tema “UMB Youth Fest: Berani Berkarya, Siap Menginspirasi.” Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan kreativitas pelajar melalui berbagai kompetisi dan aktivitas edukatif yang dilaksanakan pada 10–13 Februari 2026 di lingkungan Kampus UM Bulukumba. Festival Pelajar 2026 diikuti ratusan peserta dari berbagai sekolah SMA/SMK/MA sederajat dan menghadirkan beragam kegiatan, di antaranya mini expo dan seminar kewirausahaan, lomba akustik, karya tulis ilmiah (KTI), pidato umum, bola voli, tahfidz Al-Qur’an, serta Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ). Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan tanpa biaya pendaftaran dan memperebutkan trofi serta uang pembinaan bagi para pemenang. Koordinator kegiatan, Fauzan Akbar, S.Pd., M.Pd., dalam laporannya menyampaikan bahwa Festival Pelajar 2026 dirancang sebagai ruang aktualisasi diri bagi para pelajar. “Festival ini kami hadirkan sebagai wadah bagi pelajar untuk menyalurkan minat, bakat, dan kreativitas mereka melalui kompetisi yang positif dan edukatif,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada perlombaan semata, tetapi juga pada pembentukan karakter generasi muda. “Kami memadukan kompetisi akademik, seni, olahraga, dan keagamaan sebagai bentuk kolaborasi edukatif yang diharapkan mampu menginspirasi pelajar untuk terus berkarya dan mengembangkan potensinya,” tambahnya. Fauzan juga menjelaskan bahwa Festival Pelajar 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027* yang sedang berlangsung di UM Bulukumba. Sementara itu, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Sebagai institusi pendidikan, universitas memiliki tanggung jawab untuk menyediakan ruang yang sehat dan konstruktif bagi generasi muda dalam menyalurkan bakat dan minatnya,” tuturnya. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas dan kualitas dalam setiap kompetisi yang diikuti para peserta. “Melalui festival ini, kami mendorong peserta untuk tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, dan menunjukkan prestasi terbaik agar lahir para juara dari kompetisi yang berkualitas,” tegasnya. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. “Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia, pendamping, dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif serta berkontribusi dalam menyukseskan Festival Pelajar 2026,” ujarnya. Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap perlombaan dengan penuh tanggung jawab. “Jadikan festival ini sebagai pengalaman berharga untuk mengembangkan potensi diri, memperkuat karakter, dan menumbuhkan semangat kolaborasi,” pungkasnya. Dengan terselenggaranya Festival Pelajar 2026, UM Bulukumba berharap kegiatan ini menjadi momentum inspiratif yang tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga memperkuat kreativitas, karakter, dan semangat kebersamaan di kalangan pelajar. (Syayyidina Ali)

KL Lazismu UM Bulukumba Ikuti Rakerwil Sulsel, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat

ENREKANG — Kantor Layanan (KL) Lazismu Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba turut berpartisipasi dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Lazismu Sulawesi Selatan yang digelar di Kampus Universitas Muhammadiyah Enrekang, Sabtu–Ahad (31 Januari–1 Februari 2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari konsolidasi Lazismu dalam memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah berjalan secara terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan. Rakerwil Lazismu Sulawesi Selatan mengusung tema “Inovasi Sosial yang Terintegrasi, Berdampak, dan Berkemajuan” dan diikuti oleh seluruh perwakilan Lazismu Daerah se-Sulawesi Selatan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan dan rencana kerja Lazismu di tingkat wilayah dan daerah. Rakerwil tersebut menghadirkan perwakilan Lazismu Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hafizh Syafa’aturrahman, yang menyampaikan arahan terkait penguatan sistem kelembagaan Lazismu secara nasional. Ia menegaskan bahwa Lazismu bekerja dalam satu sistem yang saling terhubung dari tingkat pusat hingga daerah. “Lazismu tidak bekerja secara parsial. Pelaporan dilakukan secara rutin dan terstandar, tidak hanya di tingkat pusat, tetapi juga secara nasional. Ini merupakan wujud komitmen Lazismu dalam menjaga akuntabilitas dan kepercayaan publik,” ujar Hafizh. Ia menambahkan, seluruh pedoman dan panduan Lazismu dirancang untuk mendukung program yang terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan, serta selaras dengan visi besar Muhammadiyah. Program-program Lazismu juga merupakan turunan dari keputusan Muktamar Muhammadiyah dan dijalankan sesuai dengan regulasi serta hukum negara. “Rakerwil adalah forum kebijakan yang terkonsolidasikan,” katanya. Menurut Hafizh, forum ini penting untuk memastikan keselarasan antara rencana strategis Lazismu Pusat dengan implementasi program di wilayah dan daerah. Dalam kegiatan tersebut, KL Lazismu UM Bulukumba menugaskan Nasir, S.Pd., M.Pd. pada bidang keuangan serta Drs. H. Zainuddin Latief pada administrasi program. Keikutsertaan ini menjadi bentuk komitmen KL Lazismu UM Bulukumba dalam mendukung penguatan tata kelola kelembagaan Lazismu. Nasir berharap Rakerwil Lazismu Sulawesi Selatan mampu memperkuat sinergi kebajikan dan mengoptimalkan pengelolaan zakat di seluruh wilayah. “Rakerwil ini kami harapkan dapat meningkatkan sinergi kebajikan dan optimalisasi zakat, baik dari sisi penghimpunan, penguatan program pemberdayaan masyarakat, maupun pengembangan program-program unggulan Lazismu. Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat harus terus dijaga agar kepercayaan publik semakin kuat,” ujarnya. Ia juga menilai Rakerwil sebagai ruang strategis untuk mendorong lahirnya inovasi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. “Melalui forum ini, Lazismu didorong untuk terus menghadirkan inovasi sosial yang berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya di Sulawesi Selatan,” tambahnya. Melalui keikutsertaan dalam Rakerwil ini, KL Lazismu UM Bulukumba diharapkan mampu mengimplementasikan hasil-hasil kebijakan secara konkret di tingkat lokal, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan program zakat yang semakin profesional, transparan, dan berdampak bagi kemaslahatan umat. (Syayyidina Ali)

UM Bulukumba Wisuda 310 Sarjana, Teguhkan Kampus Berkarakter dan Perkuat Kolaborasi dengan BAZNAS

BULUKUMBA, Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan akademiknya dengan melaksanakan Wisuda Sarjana dengan tema”Mencetak Sarjana Unggul, Berakhlak Islami, dan Siap Mengabdi Untuk Negeri” pada Senin, 22 Desember 2025. Prosesi wisuda berlangsung khidmat di Auditorium KH. Ahmad Dahlan dan diikuti oleh 310 wisudawan dari dua fakultas, yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek). Dari FKIP, wisudawan berasal dari Program Studi Pendidikan Non Formal (PNF), Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Bahasa Indonesia. Sementara itu, Fakultas Saintek meluluskan mahasiswa dari Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Ilmu Aktuaria, Kimia, dan Peternakan. Wisuda ini menjadi penanda keberhasilan mahasiswa dalam menyelesaikan studi sekaligus bentuk tanggung jawab UM Bulukumba dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Kab. Bulukumba, H. Andi Edy Manaf, S.Sos. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Universitas Muhammadiyah Bulukumba sebagai satu-satunya “universitas” di Kabupaten Bulukumba yang konsisten menghadirkan pendidikan berkarakter. “Terima kasih kepada UM Bulukumba sebagai satu-satunya universitas di Kabupaten Bulukumba yang telah menghadirkan pendidikan berkarakter, menanamkan nilai kewirausahaan, akhlak Islami, dan integritas kepada para mahasiswanya,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa capaian para wisudawan merupakan buah dari proses panjang dan kerja keras, serta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. “Capaian para wisudawan hari ini merupakan hasil kerja keras yang luar biasa. Di balik keberhasilan ini ada perjuangan orang tua, sehingga kini saatnya para lulusan membalasnya dengan prestasi, dan siap menjadi agen perubahan. Begitupun kampus senantiasa mengedepankan kualitas daripada kuantitas dalam menyiapkan generasi ke depan,” tambahnya. Sementara itu, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi dengan penuh ketekunan. “Selamat kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Capaian ini adalah bukti kerja keras, ketekunan, serta kemampuan Ananda dalam menghadapi berbagai tantangan dan rintangan selama masa perkuliahan,” ujarnya. Rektor juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para orang tua atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada UM Bulukumba. “Pada Wisuda ke-6 ini, atas nama pimpinan dan civitas akademika UM Bulukumba, kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua wisudawan. Jangan pernah melupakan almamater, kami menantikan saran dan masukan konstruktif untuk bersama-sama membesarkan UM Bulukumba. Amalkan ilmu yang diperoleh dan songsong masa depan yang gemilang,” tuturnya. Orasi ilmiah pada wisuda ini disampaikan oleh Dr. Hj. Andi Yuliani Paris, M.Sc. yang menekankan peran strategis UM Bulukumba sebagai kampus yang berkarakter dan responsif terhadap kebutuhan zaman. “UM Bulukumba telah membuktikan perannya sebagai kampus berkarakter, berakhlak, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. Kampus berdampak adalah kampus yang melahirkan lulusan unggul, siap kerja dan berwirausaha, serta berlandaskan nilai-nilai Islam,” jelasnya. Ia juga berpesan kepada para wisudawan agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di tengah masyarakat. “Menyandang gelar sarjana berarti menjunjung tinggi integritas dan etika. Teruslah belajar, adaptif terhadap perubahan, inovatif, dan jangan mudah menyerah agar dapat berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah melalui riset dan inovasi,” tegasnya. Perwakilan LLDIKTI Wilayah IX, Muh Tahir Hamzah, S.T., M.M., dalam sambutannya menegaskan bahwa gelar sarjana bukan sekadar simbol akademik, melainkan amanah yang harus dijaga dengan adab dan moral. “Meraih gelar sarjana bukanlah hal yang mudah. Gelar ini mengandung ilmu dan keterampilan, namun tanpa adab dan nilai, semuanya menjadi tidak bermakna. Seorang sarjana dituntut tidak hanya pintar, tetapi juga cerdas dengan memadukan IPTEK dan akhlak,” ungkapnya. Ia juga memberikan apresiasi kepada orang tua wisudawan dan menyampaikan komitmen LLDIKTI dalam memperkuat mutu perguruan tinggi. “Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada orang tua wisudawan sebagai pejuang pendidikan. Melalui regulasi penjaminan mutu, perguruan tinggi terus diperkuat dengan peningkatan SDM, mendorong dosen melanjutkan studi, serta penguatan jabatan fungsional,” tambahnya. Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Qadir Gassing, HT., MS., memberikan pesan moral kepada para wisudawan agar memegang teguh nilai-nilai kehidupan setelah menyandang gelar sarjana. “Peganglah empat bekal utama: dahulukan etika sosial, kuatkan iman, perkokoh ilmu, serta bekerja keras dengan jujur dan ikhlas. Dengan bekal inilah sebuah bangsa dapat berdiri dan bertahan lama,” pesannya. Ia juga mengingatkan pentingnya kemandirian dan tanggung jawab setelah lulus dari perguruan tinggi. “Setelah menyandang gelar sarjana, jangan lagi membebani orang tua. Tetapkan niat yang lurus, bekerja keras, dan miliki tujuan yang jelas. Semoga Universitas Muhammadiyah Bulukumba terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya. Amanah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Eng. Muhammad Kunta Biddinika, M.Eng., turut mewarnai rangkaian wisuda dengan pesan keberlanjutan dan pembelajaran sepanjang hayat. “Terima kasih dan selamat kepada UM Bulukumba atas terselenggaranya proses akademik yang baik. Semoga UMB terus maju dan membawa kemaslahatan bagi banyak orang,” disampaikan dalam amanah tersebut. Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga berpesan agar senantiasa menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan. “Jangan berhenti belajar di tengah perubahan yang cepat. Manfaatkan kemajuan teknologi, bangun jejaring, dan teruskan kebiasaan baik yang diperoleh di UMB, khususnya nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan serta kepedulian sosial. Jadilah alumni yang berintegritas, amanah, dan bertanggung jawab,” pesannya. Rangkaian Wisuda Sarjana ke-6 Universitas Muhammadiyah Bulukumba juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara UM Bulukumba dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bulukumba. Kerja sama tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta optimalisasi program-program sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah. Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen mendorong lahirnya program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Bulukumba. Pada Wisuda Sarjana ke-6 UM Bulukumba tersebut, pihak universitas juga memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik tingkat universitas sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik, dedikasi, dan keteladanan selama menempuh pendidikan. Adapun wisudawan terbaik tingkat universitas yang menerima penghargaan yaitu Terbaik I Astria Amanda dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Terbaik II Awal Saputra Ramadan dari Program Studi Pendidikan Non Formal (PNF), dan Terbaik III Eka Sujisno Ramadan dari Prodi Kimia. Wisuda Sarjana UM Bulukumba ini menjadi bukti komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak Islami, dan siap berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

UM Bulukumba Resmi Buka PMB 2026/2027, Tawarkan Ragam Jalur Seleksi dan Program Studi

BULUKUMBA — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027. Sebagai satu-satunya universitas di Kabupaten Bulukumba, kampus ini terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan pendidikan tinggi yang berkualitas, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat. PMB tahun ini dibuka melalui empat gelombang. Gelombang 1 berlangsung pada 18 November 2025–11 Februari 2026, disusul Gelombang 2 pada 13 Februari–29 April 2026. Gelombang 3 dibuka 1 Mei–15 Juli 2026 dan Gelombang 4 pada 17 Juli–3 September 2026. Registrasi ulang berlangsung hingga 10 September 2026. UM Bulukumba menawarkan berbagai pilihan program studi melalui dua fakultas dan satu program pascasarjana.Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) membuka Prodi Pendidikan Non Formal/ Pendidikan Masyarakat, Pendidikan Biologi, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, serta Program RPL FKIP. Sementara Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) meliputi Prodi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Kimia, Ilmu Aktuaria, Peternakan, dan Agroteknologi. Untuk jenjang magister, tersedia Program Pascasarjana S2 Pendidikan Bahasa Inggris. Ketua Panitia PMB UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa mekanisme pendaftaran tahun ini dibuat lebih sederhana dan mudah dijangkau. “PMB 2026/2027 kami buka dengan sistem pendaftaran yang lebih praktis dan transparan. Calon mahasiswa bisa mendaftar secara online maupun langsung di kampus dengan akses informasi yang lebih mudah,” ujarnya, Senin, 24 November 2025. Ilmar menjelaskan bahwa kampus menyediakan dua jalur pendaftaran, yakni Jalur Umum/Reguler dan Jalur Bebas Tes. Jalur Bebas Tes mencakup Jalur Prestasi, Jalur Sekolah Muhammadiyah, Jalur Tahfidz minimal 3 juz, serta Jalur Pindahan, Alih Jenjang, dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). “Semua jalur ini kami siapkan agar calon mahasiswa dari berbagai latar belakang dapat memilih skema yang paling sesuai,” tuturnya. Selain itu, UM Bulukumba menyediakan berbagai dukungan pembiayaan. “Kami membuka akses beasiswa seperti KIP-Kuliah, LAZISMU, Beasiswa Aspirasi, dan BAZNAS. Harapannya, mahasiswa bisa menempuh studi dengan lebih tenang dan terjangkau,” tambah Ilmar. Ia juga menyoroti meningkatnya minat masyarakat pada jalur RPL. “RPL menjadi salah satu keunggulan UM Bulukumba. Melalui jalur ini, pengalaman kerja, pelatihan, atau sertifikasi seseorang dapat diakui sebagai capaian akademik. Ini sangat membantu bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus memulai dari awal,” jelasnya. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menegaskan bahwa pembukaan PMB tahun ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia di wilayah selatan Sulawesi Selatan. “UM Bulukumba terus berupaya menjadi ruang tumbuhnya generasi yang kreatif, adaptif, dan mampu memberi solusi atas berbagai tantangan masyarakat,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa kampus berkomitmen mengembangkan kualitas akademik sekaligus karakter mahasiswa. “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan siap menghadapi dinamika dunia kerja,” katanya. Calon mahasiswa dapat mendaftar langsung di Kampus 1 Ruang PMB Lantai II atau Kampus 2 Gedung Rektorat Lantai II. Pendaftaran online juga tersedia melalui QR Code dan tautan resmi PMB UM Bulukumba. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui narahubung 0852-4124-9797 (Anna) dan 0852-5578-2321 (Nasir). (Syayyidina Ali)

UM Bulukumba Resmi Buka Program Studi Pendidikan Matematika

Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali mencatat capaian penting dalam pengembangan akademik. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 902/B/0/2025, kampus ini resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Sarjana. Dengan terbitnya keputusan tersebut, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Bulukumba kini menambah satu lagi program studi yang siap mencetak calon pendidik profesional di bidang matematika. Ketua tim pengusul sekaligus Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (P2) UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan memperoleh izin pembukaan prodi baru ini. “Proses pengusulan ini melalui tahapan yang panjang, mulai dari penyusunan dokumen akademik, pemenuhan sarana dan prasarana, hingga asesmen kelayakan. Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan dukungan pimpinan universitas, izin ini akhirnya terbit. Kami berharap kehadiran Prodi Pendidikan Matematika dapat memperkuat peran UM Bulukumba dalam mencetak tenaga pendidik unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya, Jumat, 18 Oktober 2025. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Pendidikan Matematika merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah selatan Sulawesi Selatan. “Terbitnya izin ini menjadi bukti keseriusan UM Bulukumba dalam memperluas cakupan keilmuan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah. Kami berharap prodi ini menjadi wadah lahirnya calon guru yang tidak hanya menguasai konsep-konsep matematika, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam pembelajaran,” tutur Rektor. Kepala Humas dan Lembaga Informasi (Humasli) UM Bulukumba, Syayyidina Ali, S.Pd., M.Hum., menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi Pendidikan Matematika akan dimulai pada tahun akademik mendatang. “Saat ini universitas tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar proses perkuliahan dapat berjalan optimal sejak awal,” jelasnya. Syayyidina juga memaparkan bahwa UM Bulukumba kini memiliki 12 program studi yang terbagi dalam dua fakultas. “Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menaungi enam prodi, yakni Pendidikan Nonformal (PNF), Pendidikan Bahasa Inggris (S1 dan S2), Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Pendidikan Matematika. Sementara itu, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) memiliki lima prodi, Ilmu Aktuaria, Kimia, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Peternakan, dan Agroteknologi,” terangnya. Dengan bertambahnya Program Studi Pendidikan Matematika, UM Bulukumba semakin memperkuat posisinya sebagai universitas yang berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul di bidang pendidikan, sains, dan teknologi—berdaya saing global serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. (Syayyidina Ali)