Lima Dosen UM Bulukumba Lulus Sertifikasi Dosen 2026

BULUKUMBA — Sebanyak lima dosen Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) dinyatakan lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) Tahun 2026. Capaian tersebut menambah jumlah dosen UM Bulukumba yang telah tersertifikasi menjadi 44 orang. Lima dosen yang lulus Serdos 2026 yakni Ridha Ichwanty Sabir, S.Pd., M.Pd.; Sulma, S.Si., M.Si.; Dr. Despry Nur Annisa Ahmad, S.T., M.Sc.; Dian Firmayasari, S.Si., M.Si.; dan Dzulqarnain Aras, S.T., M.Si. Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah A.P., M.Si., menyampaikan selamat dan apresiasi kepada lima dosen tersebut. Menurutnya, sertifikasi dosen merupakan capaian yang perlu diikuti dengan peningkatan kualitas dalam menjalankan tugas akademik. “Alhamdulillah, selamat kepada Bapak dan Ibu dosen atas kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026. InsyaAllah, capaian ini menjadi keberkahan sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas sebagai dosen, baik dalam pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya. Andi Sumrah mengatakan bertambahnya dosen tersertifikasi menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia di lingkungan UM Bulukumba. Capaian tersebut juga diharapkan mendorong dosen lain untuk meningkatkan kompetensi dan kualifikasi akademik. “Semoga dosen-dosen yang belum tersertifikasi segera menyusul menjadi dosen yang tersertifikasi. Dengan demikian, semakin banyak dosen UM Bulukumba yang memiliki sertifikasi dan semakin kuat pula kualitas sumber daya manusia yang kita miliki,” katanya. Salah satu dosen yang lulus Serdos, Ridha Ichwanty Sabir, mengaku bersyukur atas capaian tersebut. Ia memandang sertifikasi dosen bukan hanya sebagai pengakuan atas kompetensi profesional, tetapi juga sebagai amanah untuk meningkatkan kontribusi bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas kelulusan Sertifikasi Dosen Tahun 2026 ini. Bagi saya, sertifikasi bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi juga menjadi amanah untuk terus meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi terbaik bagi mahasiswa, institusi, dan masyarakat,” ujar Ridha. Ia juga mengapresiasi dukungan pimpinan universitas, fakultas, program studi, mahasiswa, dan rekan sejawat selama proses sertifikasi. “Terima kasih kepada pimpinan universitas, fakultas dan prodi, mahasiswa, teman sejawat, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan motivasi. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi,” tuturnya. Dengan tambahan lima dosen tersebut, UM Bulukumba kini memiliki 44 dosen yang telah memperoleh sertifikasi. Capaian ini menjadi bagian dari upaya universitas memperkuat kompetensi dosen dan meningkatkan mutu pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Kontributor: Syayyidina AliEditor: Andi Asywid Nur

UM Bulukumba Raih Pendanaan Kosabangsa 2026, Kembangkan Smart Farming Hadapi Kekeringan

BULUKUMBA — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) memperoleh pendanaan Program Kolaborasi Membangun Masyarakat (Kosabangsa) 2026 untuk mengembangkan teknologi smart farming sebagai upaya menghadapi persoalan kekeringan di Desa Mattirowalie, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Program tersebut mengintegrasikan teknologi smart farming, energi surya, dan rekayasa kolam terpal berkincir untuk mendukung usaha peternakan dan budidaya ikan masyarakat. Inovasi itu diarahkan untuk membantu kelompok peternak dan pembudidaya ikan beradaptasi dengan keterbatasan sumber daya air sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi mereka. Program Kosabangsa 2026 yang dijalankan UM Bulukumba mengusung judul “Integrasi Smart Farming Berbasis Rekayasa Kolam Terpal Berkincir dan Energi Surya sebagai Mitigasi Bencana Kekeringan guna Ketahanan Ekonomi Kelompok Peternak dan Pembudidaya Ikan di Desa Mattirowalie.” Melalui program tersebut, perguruan tinggi akan menerapkan teknologi yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Mattirowalie. Kolam terpal berkincir yang dipadukan dengan energi surya diharapkan dapat menjadi alternatif sistem budidaya ikan ketika ketersediaan air terbatas. Sementara itu, konsep smart farming diarahkan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan usaha peternakan dan perikanan melalui pemanfaatan teknologi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengelola kegiatan budidaya secara lebih efektif dan adaptif terhadap perubahan kondisi lingkungan. Kolaborasi Dua Perguruan Tinggi Pelaksanaan Kosabangsa 2026 melibatkan dua perguruan tinggi Muhammadiyah. UM Bulukumba menjadi tim pelaksana, sedangkan Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) bertindak sebagai tim pendamping. Tim pelaksana UM Bulukumba terdiri atas Muhammad Athar Asmas, S.Pd., M.Pd., sebagai ketua, serta Dr. Budi Wardiman, S.Pt., M.Sc., dan Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., sebagai anggota. Adapun tim pendamping dari UMPAR terdiri atas Dr. Andi Adam Malik, S.Pii., M.Si., sebagai ketua pendamping, bersama Dr. A. Hasdiansyah, M.Pd., M.A., dan Sarianas Damis, S.Ak., M.Ak., sebagai anggota. Rektor UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., mengapresiasi keberhasilan tim memperoleh pendanaan Kosabangsa 2026. “Selamat dan sukses kepada tim UM Bulukumba atas keberhasilan memperoleh pendanaan Program Kosabangsa 2026. Capaian ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti komitmen sivitas akademika dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya, Kamis, 3 September 2026. Menurut dia, keberhasilan memperoleh pendanaan perlu diikuti dengan pelaksanaan program yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. “Semoga program ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Mattirowalie, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi peternak dan pembudidaya ikan melalui inovasi yang tepat guna dan berkelanjutan,” katanya. Dorong Kemandirian Masyarakat Ketua Tim Pelaksana Kosabangsa 2026 UM Bulukumba, Muhammad Athar Asmas, mengatakan program tersebut menjadi momentum bagi perguruan tinggi untuk memperkuat kontribusinya dalam menyelesaikan persoalan masyarakat. “Semoga program ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antarperguruan tinggi dan masyarakat dalam menghadirkan solusi yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya. Anggota tim pelaksana, Dr. Budi Wardiman, juga menyampaikan apresiasinya atas kesempatan yang kembali diberikan kepada UM Bulukumba untuk menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. “Alhamdulillah, UM Bulukumba kembali diberikan amanah untuk berkontribusi kepada masyarakat. Semoga apa yang diupayakan melalui program ini benar-benar dirasakan manfaatnya dan memberikan dampak besar bagi perekonomian petani dan peternak kita,” tuturnya. Sementara itu, Ilmar Andi Achmad menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penerapan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam mengoperasikan dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri. “Program ini kami harapkan tidak berhenti pada penerapan teknologi semata, tetapi mampu membangun kemandirian masyarakat dalam mengelola potensi yang mereka miliki,” jelasnya. Menurut Ilmar, integrasi smart farming, energi surya, dan kolam terpal berkincir diharapkan dapat menjadi solusi adaptif menghadapi kekeringan sekaligus membuka peluang peningkatan produktivitas dan pendapatan masyarakat. Karena itu, transfer pengetahuan dan pendampingan akan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaku utama yang diharapkan mampu melanjutkan dan mengembangkan inovasi setelah program berakhir. Program Kosabangsa 2026 UM Bulukumba memiliki tiga fokus utama, yakni mitigasi kekeringan melalui pemanfaatan kolam terpal berkincir dan energi surya, penerapan teknologi smart farming, serta penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kelompok peternak dan pembudidaya ikan. Pemanfaatan energi surya diharapkan dapat mendukung efisiensi energi dalam sistem budidaya. Sementara rekayasa kolam terpal berkincir ditujukan untuk membantu pengelolaan budidaya ikan di tengah keterbatasan air. UM Bulukumba dan UMPAR berharap program tersebut tidak berhenti pada penerapan teknologi di Desa Mattirowalie. Model pemberdayaan yang dikembangkan diharapkan dapat menjadi contoh yang bisa disesuaikan dan diterapkan di wilayah lain yang menghadapi persoalan serupa. Melalui kolaborasi perguruan tinggi dan masyarakat, program Kosabangsa 2026 diharapkan mampu membantu kelompok peternak dan pembudidaya ikan menghadapi dampak kekeringan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat. Kontributor: Syayyidina AliEditor: Andi Asywid Nur

Tim Kosabangsa UM Bulukumba Raih Penghargaan Terbaik III pada Seminar Hasil Kosabangsa 2025

Makassar — Tim Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) Universitas Muhammadiyah Bulukumba bersama Universitas Negeri Makassar berhasil mengukir prestasi dengan meraih Penghargaan Terbaik III Kategori Poster Informasi dan Kreativitas Visual pada Seminar Hasil Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2025. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kualitas penyajian informasi, inovasi, dan kreativitas visual dalam mendiseminasikan hasil pengabdian kepada masyarakat melalui program “Peningkatan Keterampilan Diversifikasi Olahan Ikan dan Pemulihan Lingkungan Pesisir terhadap Masyarakat Rentan Bencana Gelombang Ekstrem di Kabupaten Bulukumba.” Seminar Hasil Program Kosabangsa Tahun Anggaran 2025 diselenggarakan oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), di Balai Sidang Muktamar Universitas Muhammadiyah Makassar, Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi perguruan tinggi pelaksana dan pendamping untuk mempresentasikan hasil pelaksanaan Program Kosabangsa, mengevaluasi capaian, sekaligus berbagi praktik baik pemberdayaan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Program Kosabangsa yang dijalankan Universitas Muhammadiyah Bulukumba berfokus pada pemberdayaan masyarakat pesisir melalui peningkatan keterampilan dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai tambah serta upaya pemulihan lingkungan pesisir bagi masyarakat yang rentan terdampak bencana gelombang ekstrem di Kabupaten Bulukumba. Program ini merupakan bentuk implementasi kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi berbasis potensi lokal dan berkelanjutan. Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Dr. Fauzan Adziman, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa Program Kosabangsa merupakan salah satu wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, berbagai inovasi dan capaian yang dihasilkan menunjukkan bahwa sains dan teknologi mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. “Ke depan, kami berharap jejaring kemitraan yang telah terbangun melalui Program Kosabangsa dapat terus diperluas sehingga setiap program dapat saling terhubung dan memperkuat satu sama lain dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pengabdian kepada Masyarakat DPPM, Luthfi Ilham Ramdhani, S.Sos., menjelaskan bahwa Program Kosabangsa telah memasuki tahun kelima pelaksanaannya dan terus berkembang sebagai model kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menghadirkan solusi berbasis inovasi dan teknologi bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Program Kosabangsa tidak hanya diukur dari luaran akademik, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat, baik pada aspek ekonomi, sosial, maupun lingkungan. Oleh karena itu, seminar hasil menjadi momentum penting untuk mengevaluasi capaian sekaligus mendiseminasikan berbagai praktik baik yang telah dihasilkan selama pelaksanaan program. Ketua Pelaksana Program Kosabangsa UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diraih timnya. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil sinergi dan kolaborasi seluruh pihak yang terlibat sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga diseminasi hasil program. “Alhamdulillah, penghargaan Terbaik III pada Kategori Poster Informasi dan Kreativitas Visual menjadi apresiasi yang sangat berarti bagi tim kami. Penghargaan ini tidak hanya menjadi pengakuan atas kualitas diseminasi hasil program, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan program-program pengabdian yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Ilmar. Ilmar turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan Program Kosabangsa. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja sama, dedikasi, dan komitmen berbagai pihak dalam menyukseskan program. “Penghargaan ini kami persembahkan sebagai hasil kerja bersama. Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada almarhum Rektor Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., yang wafat pekan kemarin, semasa hidup beliau senantiasa memberikan arahan, motivasi, dan dukungan penuh terhadap pengembangan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan kampus,” tuturnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada anggota pelaksana, Fauzan Akbar, S.Pd., M.Pd., dan Harry Hardian Sakti, S.T., M.S.P., atas dedikasi dan kerja sama yang solid selama menjalankan program. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada tim pendamping dari Universitas Negeri Makassar, yakni Amal, S.Pi., M.Si., Ph.D., Prof. Dr. Muhammad Rakib, S.Pd., M.Si., dan Prof. Nur Anny Suryaningsih Taufieq, M.Si., Ph.D., yang telah memberikan pendampingan, arahan, serta penguatan dalam setiap tahapan pelaksanaan kegiatan. Selain itu, Ilmar juga mengapresiasi dukungan Lurah Bintarore, Ahmad, S.E., masyarakat Kelurahan Bintarore sebagai mitra program, mahasiswa yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan, serta tim media yang telah membantu mendokumentasikan dan menyebarluaskan berbagai capaian Program Kosabangsa. “Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi dan pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal,” tutup Ilmar. Kontributor: Syayyidina Ali

UM Bulukumba Tuan Rumah Evaluasi Implementasi Kebijakan Anti Kekerasan, Anti Narkoba, dan Anti Korupsi LLDIKTI Wilayah IX

Bulukumba, Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan “Evaluasi Implementasi Kebijakan Anti Kekerasan, Anti Narkoba, dan Anti Korupsi Tahun 2026 Gelombang 1” yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX pada 28–30 April 2026, bertempat di Gedung Lecture Theater Kampus 2 UM Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan perguruan tinggi bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT/PPKS) dari sekitar 40 perguruan tinggi di lingkup LLDIKTI Wilayah IX. Agenda ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi kebijakan strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, bebas dari kekerasan, narkoba, dan praktik korupsi. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UM Bulukumba sebagai tuan rumah kegiatan strategis tersebut. “Kami menyambut baik dan merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Bulukumba sebagai tuan rumah. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, dan berintegritas. Kami juga berharap forum ini dapat mempererat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mengimplementasikan kebijakan secara nyata dan berkelanjutan,” ungkapnya. Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, M.Si, dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi bangsa yang berintegritas. “Evaluasi ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan upaya nyata untuk memastikan bahwa kebijakan anti kekerasan, anti narkoba, dan anti korupsi benar-benar diimplementasikan secara konsisten di lingkungan perguruan tinggi. Kampus harus menjadi ruang yang aman, inklusif, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran serta integritas,” tegasnya. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tersebut diukur melalui berbagai indikator, antara lain keberadaan regulasi internal, pembentukan satuan tugas PPKPT, pelaksanaan sosialisasi, serta integrasi materi dalam kurikulum pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, para peserta diminta untuk mempresentasikan capaian dan menunjukkan bukti dukung implementasi kebijakan di masing-masing perguruan tinggi, baik dalam bentuk dokumen fisik maupun digital. Hal ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola perguruan tinggi yang akuntabel dan transparan. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah IX semakin memperkuat komitmen dalam mengimplementasikan kebijakan secara optimal, sehingga tercipta ekosistem pendidikan tinggi yang aman, bersih, dan berintegritas.

UM Bulukumba Ikuti Lokakarya Akreditasi di Unismuh Makassar

Makassar – Universitas Muhammadiyah (UM) Bulukumba mengikuti Lokakarya Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi yang digelar Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar pada Senin, 20 April 2026) di Balai Sidang Muktamar Unismuh Makassar. Kegiatan ini diikuti oleh sejumlah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) dari kawasan Indonesia Timur. Lokakarya menjadi forum strategis untuk membahas kebijakan dan regulasi terbaru terkait sistem akreditasi perguruan tinggi, sekaligus berbagi praktik baik dari kampus yang telah meraih akreditasi unggul. Kepala Badan Penjaminan Mutu UM Bulukumba, Sri Wahyuni Thamrin, M.Pd., mengatakan keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan langkah awal untuk memperkuat kesiapan institusi menghadapi proses reakreditasi. “Melalui lokakarya ini, kami meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan terbaru serta mempelajari praktik baik dari perguruan tinggi terakreditasi unggul, khususnya Unismuh Makassar,” ujarnya. Ia menambahkan, hasil dari kegiatan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan penguatan sistem penjaminan mutu internal kampus, terutama dalam menyongsong reakreditasi yang direncanakan pada 2031. Selain itu, partisipasi UM Bulukumba juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan perguruan tinggi. Dengan terus beradaptasi terhadap perkembangan standar akreditasi, kampus diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kontribusi dalam pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia. (Syayyidina Ali)

UM Bulukumba Raih Akreditasi “Baik Sekali” dari BAN-PT: Komitmen Terhadap Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Bulukumba, Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang konsisten membangun kualitas dan kepercayaan publik. Melalui kerja panjang yang senyap namun terukur, UM Bulukumba resmi meraih peringkat Akreditasi “Baik Sekali” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Capaian prestisius ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 25/SK/BAN-PT/Ak/PT/I/2026, sekaligus menjadi penanda penting bahwa UM Bulukumba terus melangkah di jalur peningkatan mutu pendidikan tinggi yang berkelanjutan. Kerja Kolektif yang Berbuah Pengakuan Nasional Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menyampaikan bahwa raihan akreditasi Baik Sekali bukanlah hasil kerja sesaat, melainkan buah dari komitmen kolektif seluruh civitas akademika yang terus dirawat dari waktu ke waktu. “Akreditasi Baik Sekali ini menjadi bukti nyata komitmen UM Bulukumba dalam meningkatkan kualitas tata kelola, akademik, serta layanan pendidikan kepada mahasiswa dan masyarakat,” ungkap Rektor. Lebih dari sekadar predikat, akreditasi ini mencerminkan keseriusan institusi dalam membangun sistem pendidikan yang adaptif, akuntabel, dan relevan dengan kebutuhan zaman. Tata kelola yang diperkuat, proses akademik yang ditingkatkan, serta layanan pendidikan yang terus diperbaiki menjadi fondasi utama pencapaian tersebut. Apresiasi untuk Civitas Akademika Rektor UM Bulukumba juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses akreditasi institusi, dari hulu hingga hilir. “Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh tim akreditasi, pimpinan universitas, pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, serta seluruh civitas akademika UM Bulukumba yang telah bekerja keras, bersinergi, dan berkomitmen penuh dalam proses akreditasi ini. Capaian Baik Sekali merupakan hasil kerja bersama yang patut kita syukuri,” tuturnya. Sinergi lintas elemen kampus inilah yang menjadi kekuatan UM Bulukumba dalam menjawab tantangan penjaminan mutu pendidikan tinggi di tingkat nasional.Penjaminan Mutu sebagai Budaya, Bukan Sekadar Dokumen Sementara itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UM Bulukumba, Sri Wahyuni Thamrin, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa tantangan ke depan justru terletak pada bagaimana mutu dijaga dan ditingkatkan secara konsisten dalam praktik nyata. “Penjaminan mutu ke depan diharapkan tidak hanya fokus pada kelengkapan dokumen, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap kegiatan di kampus UM Bulukumba. Penjaminan mutu harus menjadi kebiasaan bersama agar setiap proses berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” jelasnya. Ia juga menekankan bahwa setiap hasil evaluasi harus bermuara pada aksi nyata, bukan berhenti sebagai laporan administratif semata. “Hasil evaluasi tidak boleh berhenti pada laporan, tetapi harus ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata agar kualitas pendidikan terus meningkat secara berkelanjutan,” tambahnya. Menguatkan Langkah Menuju Pendidikan Tinggi BermutuDengan diraihnya Akreditasi Baik Sekali dari BAN-PT, UM Bulukumba tidak hanya mencatatkan prestasi institusional, tetapi juga menegaskan arah masa depannya: menjadi perguruan tinggi yang berdaya saing, berkarakter, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Capaian ini menjadi pijakan penting bagi UM Bulukumba untuk terus melanjutkan transformasi mutu—memperkuat tata kelol, meningkatkan kualitas akademik, serta menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan. Penulis: Yulia Citra Djafar*

UM Bulukumba Perkuat Jejaring Global lewat Penandatanganan MoA di Forum Internasional PANRITA–MALEBBI

Makassar — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) turut ambil bagian dalam penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (MoA) bersama Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam kegiatan internasional Panelist Visiting Professor and Training (PANRITA) dan Malebbi Leaders Bilateral and Boundless Incorporation (MALEBBI), di Balai Sidang Muktamar Unismuh, Senin, 2 Februari 2026. Rektor Unismuh Makassar, Dr. Ir. Abd. Rakhim Nanda, ST., MT., IPU., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antarperguruan tinggi tidak boleh berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Menurutnya, MoU dan MoA harus ditindaklanjuti melalui implementasi program yang memberi dampak konkret bagi institusi dan mitra. Melalui kegiatan PANRITA dan MALEBBI, Unismuh Makassar menggandeng lima perguruan tinggi luar negeri, yakni Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM), Taksin University dan Yala Rajabhat University (Thailand), serta Ateneo de Davao University dan Isabela State University (Filipina). Forum ini juga dihadiri pimpinan sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat, termasuk UM Bulukumba. Wakil Rektor I UM Bulukumba, Dr. Hj. Andi Sumrah AP, M.Si., yang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa partisipasi UM Bulukumba dalam penandatanganan MoA menjadi momentum penting untuk memastikan kerja sama yang telah disepakati dapat diwujudkan secara konkret. Menurutnya, berbagai kesepakatan tersebut harus ditindaklanjuti melalui program nyata yang berdampak langsung bagi sivitas akademika. “Kami berharap MoA yang telah ditandatangani tidak berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi dapat diimplementasikan dalam bentuk kegiatan konkret, seperti kolaborasi riset, pengabdian kepada masyarakat berskala internasional, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta publikasi ilmiah bersama,” ujarnya. Ia menambahkan, keterlibatan aktif UM Bulukumba dalam PANRITA dan MALEBBI membuka peluang strategis untuk memperluas jejaring global, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat daya saing institusi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui keikutsertaan dalam forum internasional ini, UM Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus mendorong kolaborasi antarkampus yang berkelanjutan dan berbasis implementasi, sejalan dengan upaya penguatan mutu pendidikan tinggi di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah. (Syayyidina Ali)

Dosen UM Bulukumba Ikuti Pelatihan Auditor Mutu Internal APMU PTMA di Yogyakarta

Yogyakarta — Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan sistem penjaminan mutu internal dengan turut serta dalam Pelatihan Auditor Mutu Internal Asosiasi Penjaminam Mutu Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (APMU PTMA) Batch #2 yang diselenggarakan oleh Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta pada 22–23 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari berbagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) di seluruh Indonesia. UM Bulukumba mengutus dosennya untuk mengikuti pelatihan tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang audit mutu internal. Salah satu peserta, Dr. Nur Ina Syam, M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi bekal penting dalam memperkuat kompetensi auditor internal di lingkungan universitas. “Harapan saya setelah mengikuti pelatihan ini adalah semoga saya mampu menjadi auditor internal yang kompeten dan profesional, yang tidak hanya mampu menemukan ketidaksesuaian, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis bagi unit kerja dalam melakukan perbaikan berkelanjutan demi tercapainya target mutu di UM Bulukumba,” ungkapnya. Lebih lanjut, Dr. Ina menilai bahwa pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) ini diselenggarakan secara sangat sistematis dengan dukungan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidang penjaminan mutu pendidikan tinggi. Materi yang disajikan dinilai mampu memperkuat pemahaman konseptual sekaligus kesiapan praktis peserta. “Materi yang disusun secara sistematis dan narasumber yang sangat kompeten membuat kami semakin siap menjalankan tugas sebagai auditor internal. Simulasi praktik audit di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, khususnya pada Program Studi S1 Psikologi, sangat membantu dalam mengasah ketajaman analisis serta kemampuan dalam mengidentifikasi temuan dan rekomendasi perbaikan,” tambahnya. Senada dengan hal tersebut, peserta lainnya dari UM Bulukumba, Ardianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan Auditor Mutu Internal ini memiliki peran strategis dalam memperkuat implementasi sistem penjaminan mutu internal di perguruan tinggi. “Pelatihan Auditor Mutu Internal ini sangat strategis karena auditor tidak hanya berfungsi untuk menemukan ketidaksesuaian, tetapi juga berperan sebagai mitra unit kerja dalam mendorong perbaikan berkelanjutan dan peningkatan mutu institusi,” jelasnya. Ia juga berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh unit kerja UM Bulukumba, sehingga budaya mutu benar-benar terbangun secara menyeluruh. “Melalui pelatihan ini, kami semakin memahami bahwa budaya mutu harus dijalankan secara kolaboratif dan berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan administrasi, tetapi sebagai bagian dari tata kelola universitas yang profesional,” ujarnya. Melalui keikutsertaan dalam Pelatihan Auditor Mutu Internal APMU PTMA Batch #2 ini, UM Bulukumba menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, serta daya saing institusi secara berkelanjutan di tingkat nasional. (Syayyidina Ali)

Mahasiswa Prodi Kimia UM Bulukumba Raih Juara 3 Nasional di Olimpiadeku FPAN 2025

Bulukumba – Mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba), Sarawati Lessnusa, kembali mengharumkan nama kampus di kancah nasional. Mahasiswi yang akrab disapa Saras ini berhasil meraih Juara 3 Nasional dalam Olimpiadeku / Festival Pengetahuan Akademik Nasional (FPAN) 2025 yang diselenggarakan secara online pada 12 Oktober 2025. Dalam ajang tersebut, Saras berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 3 pada bidang Kimia dan Biologi sekaligus. Atas keberhasilannya, ia memperoleh dua medali perak, piagam penghargaan cetak dan digital, sertifikat cetak dan digital, serta SK pemenang dan akses pembahasan soal digital. Wawancara dengan Saras dilakukan pada Kamis, 30 Oktober 2025. Ia mengaku sangat bersyukur atas pencapaian tersebut. “Juara 3 nasional di Olimpiade ini tidak akan mungkin tercapai tanpa dukungan dari banyak pihak. Saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada UM Bulukumba, Fakultas Saintek, Prodi Kimia, dan BAZNAS yang telah memberikan support, fasilitas, dan doa,” ungkap Saras penuh syukur. Lebih lanjut, Saras berharap prestasinya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain. “Semoga ke depannya semakin banyak mahasiswa UM Bulukumba yang bisa meraih prestasi gemilang di tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya. Ketua Program Studi Kimia, Syahdam Karneng, S.Si., M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut. “Prestasi Saras menunjukkan bahwa mahasiswa Prodi Kimia UM Bulukumba memiliki potensi akademik yang luar biasa. Kami akan terus mendorong dan membina mahasiswa agar aktif mengikuti kompetisi ilmiah seperti ini,” ujarnya. Sementara itu, Dekan Fakultas Saintek, Ardianto, S.Pd., M.Pd., turut memberikan ucapan selamat dan rasa bangga. “Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa semangat dan kerja keras mahasiswa Saintek mampu bersaing di level nasional. Fakultas tentu akan terus memberikan dukungan penuh agar lahir lebih banyak prestasi dari mahasiswa lainnya,” tuturnya. Prestasi yang diraih Saras tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Prodi Kimia dan Fakultas Saintek, tetapi juga memperkuat posisi UM Bulukumba sebagai kampus yang terus melahirkan generasi berprestasi dan berdaya saing. (Syayyidina Ali)

Ernawati, Mahasiswi UM Bulukumba Persembahkan Gelar Duta Wisata 2025 untuk Kampus Tercinta

  BULUKUMBA — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba). Ernawati, mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), berhasil terpilih sebagai Duta Wisata Kabupaten Bulukumba, Sabtu, 11 Oktober 2025. Ajang pemilihan yang digelar oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bulukumba itu bertujuan melahirkan generasi muda yang berperan aktif dalam mempromosikan potensi wisata dan kebudayaan daerah. Ernawati tampil menonjol di antara para finalis lainnya. Ia sukses melalui berbagai tahapan seleksi yang mencakup wawasan kebudayaan, kemampuan komunikasi, serta kepribadian. Penguasaan bahasa Inggris dan pengetahuannya tentang potensi wisata daerah menjadi nilai tambah yang membawanya meraih gelar prestisius tersebut. “Alhamdulillah, ini pengalaman yang luar biasa. Menjadi Duta Wisata adalah impian saya sejak lama. Tahun ini saya merasa sudah siap dan memiliki nilai untuk berkompetisi. Rasanya sangat bahagia bisa membawa nama baik kampus tercinta, keluarga, dan orang-orang di sekitar saya,” ujar Ernawati usai dinobatkan. Meski sempat mengalami gangguan kesehatan saat malam final, semangatnya tak surut. “Saya sebenarnya sedang sakit dan suara hampir hilang. Tapi saya tidak ingin menyerah. Justru itu menjadi pembuktian bahwa semangat tidak boleh padam meski dalam keterbatasan,” katanya. Ernawati juga menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari civitas akademika UM Bulukumba, terutama Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. “Ia selalu menyemangati dan percaya pada kemampuan saya. Dukungan itu membuat saya lebih percaya diri dan berani melangkah,” tuturnya dengan haru. Lebih dari sekadar kompetisi, Ernawati menegaskan bahwa keikutsertaannya adalah bentuk pengabdian kepada daerah. “Saya tidak hanya mengejar gelar atau selempang. Saya membawa motto dan visi pribadi: cinta dan harapan. Saya ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi tanah tempat saya dilahirkan dan tumbuh. Melalui peran ini, saya ingin terus berkontribusi untuk kemajuan Bulukumba,” ujarnya penuh keyakinan. Kebanggaan atas capaian tersebut turut disampaikan oleh Ketua Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Andi Anugrah M, S.Pd., M.Pd. “Prestasi Ernawati membuktikan bahwa mahasiswa kami memiliki potensi unggul. Kemampuan bahasa Inggris yang ia miliki menjadi modal penting untuk memperkenalkan budaya dan pariwisata Bulukumba di tingkat nasional maupun internasional,” katanya. Andi Anugrah menambahkan, pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk berkembang tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga dalam kegiatan non-akademik. “Ajang seperti Duta Wisata sangat bermanfaat untuk membangun karakter, melatih kepercayaan diri, dan memperluas wawasan mahasiswa,” ujarnya. Sementara itu, Dekan FKIP UM Bulukumba, Dr. Nur Ina Syam, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi tersebut. “Kami sangat bangga. Mahasiswa FKIP tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga aktif di kegiatan sosial dan kebudayaan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan membawa nama baik universitas,” ujarnya. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., turut memberikan apresiasi. “Kami sangat mengapresiasi capaian yang diraih Ernawati. Prestasi ini membuktikan bahwa UM Bulukumba mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian. Kampus akan terus memberikan dukungan agar mahasiswa berkembang secara menyeluruh,” tuturnya. Melalui pencapaian ini, Ernawati diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda Bulukumba untuk terus berkontribusi dalam pengembangan pariwisata serta pelestarian nilai-nilai budaya lokal. (Syayyidina Ali) https://slotjitu.com/ https://linkslotjitu.com/ jual303 jual 303 https://heylink.me/jual303/ https://www.slotjitu.id/ https://adslotgacor.com/ https://slotgacor77.id/ https://slotjitu.net/ https://bento.me/kawasan303/ https://www.slotdepo10k.id/ https://www.slotraffiahmad77.com/ https://togelsgp2023.com/ https://www.slotraffiahmad88.com/ https://www.slotraffiahmad.net/ https://www.slotraffiahmad.org/ https://www.situsraffiahmad.com/ https://slotgacor-maxwin.com/ https://www.nausenaadventures.com/ https://www.kawasan303.org/ https://slot.situs-tergacor.com/ https://slotscatterhitamgacor.com/ https://www.slotraffiahmad.id/ https://suleslotgacor.com/ https://www.kawasan303.com/ https://slot.situs-tergacor.com/ https://pgslottop.id/ https://kawasan138.com/ https://slotsuleofficial.com/ https://slot-raffi-ahmad.com/ https://www.slotjitu.web.id/ https://scatterhitamgacor.com/ https://linkslotgacor.id/ https://sundulbola.com/ https://ucosigtau.com/ https://www.ia-itb.com/ link slot gacor