UM Bulukumba Gelar Pembekalan KKN Saintek: LP2M Dorong Mahasiswa Susun Program Berbasis Kebutuhan Masyarakat dan Kolaboratif

BULUKUMBA, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Muhammadiyah Bulukumba resmi melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 4 pada kegiatan pembekalan yang berlangsung hari ini (Senin, 24/11/25) di Auditorium KH Ahmad Dahlan. Tahun ini, KKN mengusung tema “Pemberdayaan Potensi Lokal & Ekowisata Berbasis Sains dan Teknologi Menuju Desa Mandiri.” Berdasarkan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Hukmah, S.Si., M.Si., program ini diikuti oleh 95 mahasiswa, yang akan mengabdi selama dua bulan di dua kecamatan, yaitu Bontobahari dan Bontotiro, meliputi enam desa dan kelurahan. Para peserta dibekali untuk mengembangkan program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat serta berbasis potensi lokal masing-masing wilayah. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Saintek, Ardianto, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa meski KKN bukanlah program baru, namun Angkatan ke-4 ini memiliki penekanan khusus pada pengembangan potensi lokal dan ekowisata sebagai dasar mahasiswa dalam merancang program-program pemberdayaan. “Kompetensi berupa gagasan dan keterampilan mahasiswa akan diuji langsung di tengah masyarakat. Pembelajaran sejati justru lahir ketika mahasiswa berinteraksi dengan kehidupan sosial yang sesungguhnya,” ujarnya. Sementara itu, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menegaskan bahwa KKN adalah kewajiban akademik sekaligus wujud nyata dari caturdharma perguruan tinggi Muhammadiyah, yaitu pengabdian kepada masyarakat. “Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang memberikan kontribusi nyata, baik melalui pengabdian maupun penerapan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan,”tegasnya. Rektor juga mengingatkan pentingnya etika dan penerapan ilmu selama mahasiswa berada di lokasi pengabdian. “Implementasikan teori yang diperoleh selama kuliah sepanjang sesuai dengan kebutuhan desa, serta jagalah sikap, kemampuan adaptasi, dan nama baik almamater selama menjalankan tugas,” pesannya. Mahasiswa juga mengikuti sesi pembekalan yang dibawakan oleh Kepala LP2M UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd. Pada kesempatan tersebut, Ilmar memberikan penekanan mengenai sikap dan kesiapan mahasiswa selama berada di lokasi KKN. “Mahasiswa harus mampu memahami dinamika sosial desa dan menyusun program kerja yang benar-benar berbasis kebutuhan masyarakat. Selain itu, penting untuk tetap menjaga etika pengabdian, bekerja kolaboratif dengan pemerintah desa, serta mendokumentasikan setiap kegiatan secara baik dan profesional.” Pada kesempatan yang sama, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UM Bulukumba, Andi Muhammad Safwan, S.Pd., berpesan agar seluruh peserta KKN senantiasa menjaga perilaku dan memberikan keteladanan di tengah masyarakat. “Ajaklah masyarakat kepada kebaikan dan jauhi segala bentuk keburukan selama berada di lokasi ibadah,” ujarnya. Pelepasan KKN Angkatan 4 Fakultas Saintek ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, mengembangkan inovasi berbasis potensi desa, dan membangun kedekatan sosial melalui pengabdian langsung kepada masyarakat. (Syayyidina Ali)

Kolaborasi Riset Hingga Jepang, Dosen UM Bulukumba Lolos Program Internasional I-CORE 2025

Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali mencatatkan prestasi akademik melalui keberhasilan dosen Program Studi Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), Syahdam Karneng, S.Si., M.Si., yang dinyatakan lolos sebagai penerima Program  Enhancing Quality Education for International University Impact and Recognition (EQUITY) melalui skema I-CORE 2025 yang diselenggarakan oleh Kemendikbudristek dengan dukungan LPDP. Syahdam saat ini juga tercatat sebagai mahasiswa Program Doktor (S3) Ilmu Kimia di Universitas Hasanuddin. Program I-CORE 2025 akan menghantarkan Syahdam untuk melaksanakan kolaborasi riset bersama para promotor dan co-promotor dari Universitas Hasanuddin serta Hokkaido University, Jepang. Syahdam menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk memaksimalkan kesempatan ini. “Ini merupakan peluang besar bagi saya untuk memperkuat kualitas riset sekaligus memperluas jaringan kolaborasi internasional. Saya berharap hasil penelitian yang akan kami lakukan nantinya dapat memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dan membawa manfaat bagi pengembangan Prodi Kimia di UM Bulukumba,” ujarnya pada (Senin, 24/11/25). Ia juga berharap capaian ini dapat menjadi pendorong semangat bagi UM Bulukumba. “Semoga langkah ini menjadi motivasi bagi dosen dan mahasiswa lain untuk terus berkarya di bidang penelitian,” tambahnya. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. “Keberhasilan Syahdam Karneng dalam program I-CORE 2025 merupakan bukti bahwa kualitas sumber daya manusia UM Bulukumba terus meningkat dan mampu bersaing dalam program-program riset tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.  Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini akan semakin memperkuat citra UM Bulukumba sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada peningkatan kualitas penelitian. “Kami berharap keberhasilan ini menjadi inspirasi dan membuka ruang kolaborasi lebih luas bagi para dosen lainnya,” tambahnya. Capaian ini menegaskan peran UM Bulukumba dalam mendorong lahirnya peneliti-peneliti muda yang berdaya saing serta memperkuat jejaring akademik internasional. Universitas berharap prestasi ini menjadi langkah strategis dalam peningkatan mutu riset sekaligus kontribusi bagi pengembangan ilmu kimia di tingkat global. (Syayyidina Ali)

Dialog Terbuka Kejati Sulsel Hadir di UM Bulukumba

BULUKUMBA, Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) menjadi tuan rumah pelaksanaan Dialog Terbuka bertajuk “Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan”, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh perwakilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, serta diikuti oleh lima perguruan tinggi di Kabupaten Bulukumba, yakni UM Bulukumba, STIKES Panrita Husada, Akademi Kebidanan Thahirah, Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adnata, dan STAI Al-Gazali Bulukumba. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka dalam memahami penegakan hukum pidana militer di Indonesia, sekaligus menjadi sarana edukasi hukum bagi mahasiswa sebagai calon pemimpin dan agen perubahan. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan atas kepercayaannya menunjuk UM Bulukumba sebagai tuan rumah kegiatan tersebut. “Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Selatan. Ini merupakan bentuk kepercayaan yang luar biasa kepada kami di UM Bulukumba untuk menjadi tuan rumah,” ujarnya. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat luas, tidak hanya bagi mahasiswa UM Bulukumba tetapi juga bagi seluruh peserta dari berbagai perguruan tinggi yang hadir. “Semoga dialog hari ini bisa berjalan dengan baik dan lancar, serta memberikan pengalaman berpikir bagi mahasiswa bagaimana memahami dan menegakkan supremasi hukum sebagai agen perubahan,” tambahnya. Sementara itu, Dr. M. Asri Arief, S.H., M.Si., CTMP, selaku Asisten Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, menyampaikan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam memahami sistem hukum, khususnya bidang pidana militer. “Melalui dialog ini, kita bisa berbagi informasi dan wawasan. Kami berharap ada respon balik dari mahasiswa agar acara ini tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi menjadi ruang belajar yang hidup dan dinamis,” ungkapnya. Lebih lanjut, Dr. Asri juga menekankan pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan dan institusi hukum. “Kami berharap ke depan terjalin kolaborasi antara perguruan tinggi dengan Kejaksaan, baik dalam pendampingan hukum maupun penanganan perkara-perkara tertentu yang membutuhkan pendekatan akademik dan edukatif,” tutupnya. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif antara mahasiswa dan narasumber, yang berlangsung dengan antusias dan penuh semangat intelektual. (Syayyidina Ali) Artikel ini telah tayang di suaramuhammadiyah.id dengan judul: Dialog Terbuka Kejati Sulsel Hadir di UM Bulukumba, https://suaramuhammadiyah.id/read/dialog-terbuka-kejati-sulsel-hadir-di-um-bulukumba

Mahasiswa UM Bulukumba Sabet Emas dan Penghargaan Favorit Poster di Ajang Nasional Universitas Mataram

Bulukumba – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Tiga mahasiswa, yakni Fahmi Aulia dan Astria Amanda dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, serta Adiba Tul Khasana dari Program Studi Pendidikan Biologi, berhasil meraih Juara 1 (Gold Medal) dalam ajang Lomba Esai Nasional Ignite Futura Fest (IFF) 2025 yang diselenggarakan oleh Futura Innovation Hub X Imasepta Universitas Mataram, Lombok, pada 25–26 Oktober 2025. Selain meraih Gold Medal, tim UM Bulukumba juga berhasil mendapatkan penghargaan Favorit Poster, yang penilaiannya didasarkan pada jumlah like terbanyak di media sosial Instagram. Dalam kompetisi tersebut, tim UM Bulukumba mengusung esai berjudul “Melestarikan Sejarah melalui Pariwisata: Jejak Sejarah Kerajaan Munte di Tengah Keindahan Alam Bulukumba.” Ajang bergengsi ini diikuti oleh lebih dari 200 tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 50 tim kategori esai dan 50 tim kategori business plan yang berhasil lolos ke babak semifinal dan melakukan presentasi secara offline di Universitas Mataram. Menariknya, kompetisi ini dilaksanakan melalui dua tahap presentasi. Pada babak semifinal, peserta mengikuti sesi presentasi tertutup bersama juri dan liaison officer (LO). Sementara pada babak final, peserta yang lolos diminta mempresentasikan karya mereka secara terbuka di hadapan audiens dan dewan juri. Dalam babak final, tim UM Bulukumba berhasil mengungguli tim dari Universitas 17 Agustus Surabaya (juara 2) dan Universitas Tidar (juara 3). Mewakili timnya, Fahmi Aulia mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. “Lomba ini merupakan pengalaman yang sangat menarik bagi kami. Kami bisa belajar banyak hal baru dan bertemu dengan orang-orang berbakat dari seluruh Indonesia. Acara ini sangat menginspirasi dan memotivasi saya untuk terus mengembangkan diri,” ungkapnya. Fahmi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama proses kompetisi. “Kami sangat berterima kasih kepada dosen pembimbing kami, Dr. Andi Nurhikmah, M.Pd., dan Dekan FKIP Dr. Nur Ina Syam, M.Pd., serta Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Andi Anugrah M., S.Pd., M.Pd., dan ketua Program Studi Pendidikan Biologi Fauzan Akbar, S.Pd., M.Pd., yang selalu memberikan arahan, motivasi, dan semangat sejak awal persiapan hingga tahap final. Semoga dari prestasi kami, banyak adik-adik dan teman-teman yang juga termotivasi untuk mengukir prestasi,” tambahnya. Sementara itu, Dekan FKIP UM Bulukumba, Dr. Nur Ina Syam, M.Pd., turut memberikan apresiasi dan kebanggaannya. “Kami di FKIP selalu berupaya menciptakan lingkungan akademik yang mendukung mahasiswa untuk berprestasi. Kemenangan ini menunjukkan bahwa pembinaan dan semangat kompetitif mahasiswa kita terus berkembang. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya,” katanya. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para mahasiswa atas capaian yang mengharumkan nama universitas di tingkat nasional. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UM Bulukumba memiliki potensi besar dan mampu bersaing secara intelektual di panggung nasional. Kemenangan ini tidak hanya membanggakan, tetapi juga menunjukkan hasil nyata dari komitmen universitas dalam membangun budaya akademik yang unggul, inovatif, dan berdaya saing. Kami akan terus mendukung dan membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan bakat serta menorehkan prestasi di berbagai bidang,” ujar Rektor. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi sivitas akademika UM Bulukumba. Melalui semangat kolaborasi dan kerja keras, UM Bulukumba terus menunjukkan eksistensinya sebagai kampus yang melahirkan generasi muda yang berprestasi, berintegritas, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

UM Bulukumba Resmi Buka Program Studi Pendidikan Matematika

Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) kembali mencatat capaian penting dalam pengembangan akademik. Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 902/B/0/2025, kampus ini resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Sarjana. Dengan terbitnya keputusan tersebut, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UM Bulukumba kini menambah satu lagi program studi yang siap mencetak calon pendidik profesional di bidang matematika. Ketua tim pengusul sekaligus Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan (P2) UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan memperoleh izin pembukaan prodi baru ini. “Proses pengusulan ini melalui tahapan yang panjang, mulai dari penyusunan dokumen akademik, pemenuhan sarana dan prasarana, hingga asesmen kelayakan. Alhamdulillah, berkat kerja sama tim dan dukungan pimpinan universitas, izin ini akhirnya terbit. Kami berharap kehadiran Prodi Pendidikan Matematika dapat memperkuat peran UM Bulukumba dalam mencetak tenaga pendidik unggul, berkarakter, dan berdaya saing,” ujarnya, Jumat, 18 Oktober 2025. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menegaskan bahwa pembukaan Program Studi Pendidikan Matematika merupakan bagian dari komitmen universitas dalam memperluas akses pendidikan berkualitas di wilayah selatan Sulawesi Selatan. “Terbitnya izin ini menjadi bukti keseriusan UM Bulukumba dalam memperluas cakupan keilmuan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi di daerah. Kami berharap prodi ini menjadi wadah lahirnya calon guru yang tidak hanya menguasai konsep-konsep matematika, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan dalam pembelajaran,” tutur Rektor. Kepala Humas dan Lembaga Informasi (Humasli) UM Bulukumba, Syayyidina Ali, S.Pd., M.Hum., menambahkan bahwa penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi Pendidikan Matematika akan dimulai pada tahun akademik mendatang. “Saat ini universitas tengah mempersiapkan berbagai aspek pendukung agar proses perkuliahan dapat berjalan optimal sejak awal,” jelasnya. Syayyidina juga memaparkan bahwa UM Bulukumba kini memiliki 12 program studi yang terbagi dalam dua fakultas. “Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menaungi enam prodi, yakni Pendidikan Nonformal (PNF), Pendidikan Bahasa Inggris (S1 dan S2), Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Biologi, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Pendidikan Matematika. Sementara itu, Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) memiliki lima prodi, Ilmu Aktuaria, Kimia, Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), Peternakan, dan Agroteknologi,” terangnya. Dengan bertambahnya Program Studi Pendidikan Matematika, UM Bulukumba semakin memperkuat posisinya sebagai universitas yang berkomitmen membangun sumber daya manusia unggul di bidang pendidikan, sains, dan teknologi—berdaya saing global serta berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan. (Syayyidina Ali)

Kosabangsa UM Bulukumba dan UNM Gelar Penanaman Mangrove di Bintarore

  Bulukumba — Tim Program Kosabangsa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) bersama Universitas Negeri Makassar (UNM) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat pesisir melalui kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Keterampilan Diversifikasi Olahan Ikan dan Pemulihan Lingkungan Pesisir terhadap Masyarakat Rentan Bencana Gelombang Ekstrem di Kabupaten Bulukumba.” Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara dua perguruan tinggi tersebut, dengan Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd. sebagai Ketua Pelaksana, serta Fauzan Akbar, S.Pd., M.Pd. dan Harry Hardian Sakti, S.T., M.S.P. sebagai anggota pelaksana. Dari pihak UNM, hadir para pendamping ahli dengan kepakaran masing-masing, yaitu Amal, S.Pi., M.Si., Ph.D. (Geografi Sumberdaya Pesisir dan Ekologi Mangrove), Prof. Dr. Muhammad Rakib, S.Pd., M.Si. (Ekonomi Kewirausahaan), dan Prof. Nur Anny Suryaningsih Taufieq, M.Si., Ph.D. (Sains Lingkungan). Rangkaian kegiatan Kosabangsa dimulai dengan pelatihan diversifikasi olahan ikan bagi masyarakat pesisir Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil laut menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sehingga mampu memperkuat kemandirian dan kesejahteraan keluarga nelayan. Setelah pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan jalur evakuasi bencana di kawasan pesisir Bintarore sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana gelombang ekstrem dan abrasi. Kegiatan hari ini, Senin, 13 Oktober 2025 dilanjutkan dengan aksi penanaman mangrove di sepanjang pesisir Bintarore sebagai wujud nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan dan perlindungan alami terhadap abrasi pantai. Ketua Pelaksana, Ilmar, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang secara terpadu untuk memperkuat kapasitas masyarakat pesisir dari berbagai aspek yaitu ekonomi, sosial, dan lingkungan. “Kami ingin menciptakan masyarakat pesisir yang mandiri dan sadar lingkungan. Program ini tidak hanya fokus pada peningkatan keterampilan ekonomi, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap keselamatan dan kelestarian alam,” ungkapnya. Pendamping dari UNM, Amal, menekankan pentingnya keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan kelestarian ekosistem. “Mangrove berperan penting dalam menjaga keseimbangan pesisir. Dengan menanam mangrove, kita bukan hanya menanam pohon, tetapi menanam harapan dan perlindungan bagi generasi pesisir di masa depan,” jelasnya. Sementara itu, Prof. Anny, menilai bahwa kolaborasi UM Bulukumba dan UNM dalam program Kosabangsa merupakan langkah konkret perguruan tinggi dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Pendekatan yang dilakukan dalam program ini sangat komprehensif, menggabungkan edukasi, riset, dan aksi lapangan. Ini bukti bahwa pengabdian masyarakat bisa menjadi sarana nyata membangun kesadaran ekologis,” ujarnya. Kepala Lingkungan Situbaru, Sato Dg. Nangka’, juga memberikan apresiasi terhadap kegiatan Kosabangsa ini. “Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat kami. Tidak hanya memberikan ilmu dan keterampilan, tetapi juga membawa perubahan nyata di lapangan. Kami berharap kerja sama seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya. Ketua Kelompok Nelayan Sipatuo Kelurahan Bintarore, Muh. Fikrillah, mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut. “Kami merasa diperhatikan dan diajak ikut berperan langsung. Dari edukasi mitigasi bencana, sampai menanam mangrove, semua sangat bermanfaat bagi kami,” katanya. Melalui kegiatan ini, masyarakat pesisir Bintarore diharapkan semakin berdaya secara ekonomi, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, dan siap menghadapi perubahan alam secara bijak dan berkelanjutan. (Syayyidina Ali) slotjitu slot jitu jual303 jual 303 kawasan 303 slot raffi ahmad

Dari Ilmu Aktuaria ke Dunia Pariwisata, Mahasiswa UM Bulukumba Wujudkan Semangat Cinta Daerah sebagai Wakil Duta Wisata 2025

  Prestasi membanggakan kembali datang dari Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba). Aninditha Syahratul Aini, mahasiswa Program Studi Ilmu Aktuaria Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek), berhasil meraih gelar Wakil Duta Wisata Kabupaten Bulukumba dalam ajang pemilihan Duta Wisata yang diikuti oleh sejumlah peserta terbaik dari berbagai kecamatan di Bulukumba pada Sabtu Malam, 11 Oktober 2025. Pemilihan ini tidak hanya menilai penampilan, tetapi juga wawasan, intelektualitas, serta komitmen peserta terhadap pelestarian budaya dan promosi pariwisata daerah. Dalam keterangannya, Aninditha menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas kepercayaannya menjadi bagian dari duta wisata Bulukumba. “Saya merasa sangat bersyukur dan bangga telah dipercaya menjadi Wakil Duta Wisata Kabupaten Bulukumba 2025. Ini merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang saya terima dengan penuh semangat dan kesungguhan. Terima kasih kepada orang tua dan semua pihak yang telah mendukung saya selama proses ini, keluarga, teman-teman, para pelatih, dan tentunya panitia serta dewan juri,” ungkapnya. Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar melalui peran barunya, ia dapat berkontribusi lebih banyak dalam promosi daerah. “Saya berharap melalui peran ini, saya dapat turut berkontribusi dalam mempromosikan potensi wisata, budaya, dan kearifan lokal Bulukumba ke tingkat yang lebih luas. Saya ingin menjadi bagian dari generasi muda yang aktif melestarikan warisan budaya serta mendorong pariwisata yang berkelanjutan. Semoga saya dapat menjalankan amanah ini dengan baik dan menginspirasi lebih banyak anak muda untuk mencintai dan membanggakan daerahnya,” tambahnya. Selain itu, Aninditha juga menyampaikan rasa terima kasih dan pandangannya terhadap kampus yang telah menjadi bagian dari perjalanannya hingga meraih prestasi ini. “UM Bulukumba bagi saya bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga rumah yang membentuk karakter dan kepercayaan diri saya. Lingkungan akademik yang suportif serta para dosen yang selalu memberi motivasi membuat saya berani mencoba hal-hal baru dan berkembang di luar bidang studi saya. Saya sangat berterima kasih atas dukungan kampus yang selalu mendorong mahasiswanya untuk berprestasi,” tutur Aninditha. Ketua Prodi Ilmu Aktuaria, Hukmah, S.Si., M.Si., mengapresiasi capaian Aninditha yang dinilai sebagai bukti keseimbangan antara kemampuan akademik dan pengembangan diri. “Kami bangga atas prestasi Aninditha. Ia tidak hanya menunjukkan kecerdasan analitis di bidang aktuaria, tetapi juga kemampuan komunikasi dan kepemimpinan yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa UM Bulukumba mampu beradaptasi dan bersinar di berbagai bidang, termasuk kebudayaan dan pariwisata,” ujarnya. Sementara itu, Ardianto, S.Pd., M.Pd., selaku Dekan Fakultas Saintek, menilai keberhasilan ini sebagai wujud nyata dari pembinaan holistik yang diterapkan di fakultas. “Kami selalu mendorong mahasiswa untuk mengasah potensi diri, tidak hanya di ruang kuliah. Prestasi Aninditha menunjukkan bahwa mahasiswa fakultas Saintek mampu berprestasi dengan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan empati sosial. Ia menjadi contoh nyata bahwa sains dan humaniora dapat berjalan beriringan,” tutur Ardianto. Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., juga memberikan apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk mengikuti jejak positif tersebut. “Capaian ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar UM Bulukumba. Aninditha telah membuktikan bahwa mahasiswa dari disiplin ilmu apa pun dapat berkontribusi untuk daerahnya,” ujar Rektor. Keberhasilan Aninditha Syahratul Aini menambah deretan prestasi mahasiswa UM Bulukumba yang terus menunjukkan kualitas dan kiprah positif di berbagai bidang, sekaligus mempertegas komitmen universitas dalam membentuk generasi muda yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (Syayyidina Ali).

Kolaborasi UM Bulukumba dan UNM Tingkatkan Kesiapsiagaan Warga Pesisir Lewat Pemasangan Jalur Evakuasi

  Tim Program Kosabangsa Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) bekerjasama dengan Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan kegiatan pemasangan jalur evakuasi bencana di wilayah pesisir Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, pada Minggu 12 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk “Peningkatan Keterampilan Diversifikasi Olahan Ikan dan Pemulihan Lingkungan Pesisir terhadap Masyarakat Rentan Bencana Gelombang Ekstrem di Kabupaten Bulukumba.” Pemasangan jalur evakuasi menuju titik kumpul dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat pesisir terhadap potensi bencana gelombang ekstrem dan abrasi pantai. Tim Kosabangsa UM Bulukumba turut melibatkan masyarakat setempat dalam proses pemasangan rambu-rambu evakuasi agar mereka memahami fungsi dan pentingnya jalur tersebut. Ketua Tim Kosabangsa UM Bulukumba, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh dalam mewujudkan masyarakat pesisir yang tangguh. “Program ini tidak hanya fokus pada pemberdayaan ekonomi melalui pelatihan olahan ikan, tetapi juga pada aspek keselamatan masyarakat pesisir. Jalur evakuasi ini penting sebagai panduan warga untuk bergerak cepat dan aman saat terjadi bencana gelombang ekstrim menuju titik kumpul yang aman,” ujar Ilmar. Sementara itu, pendamping dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Amal, S.Pi., M.Si., Ph.D., mengapresiasi semangat kolaborasi antara tim pelaksana dan masyarakat setempat. “Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini sangat penting. Dengan memahami fungsi jalur evakuasi, mereka akan lebih siap dan sadar terhadap risiko bencana di wilayah pesisir,” tuturnya. Kepala Lingkungan Situbaru, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sato Dg. Nangka’, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian tim Kosabangsa UM Bulukumba terhadap keselamatan warga pesisir. “Kami sangat berterima kasih atas program ini. Jalur evakuasi yang dipasang menjadi pengingat penting bagi warga agar selalu waspada terhadap ancaman gelombang besar. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami,” ujarnya. Melalui program Kosabangsa, UM Bulukumba bersama UNM terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi berbasis riset dan pengabdian dalam meningkatkan ketahanan sosial-ekonomi serta keselamatan masyarakat di wilayah pesisir. (Syayyidina Ali) https://slotjitu.com/ https://linkslotjitu.com/ jual303 jual 303 https://heylink.me/jual303/ https://www.slotjitu.id/ https://adslotgacor.com/ https://slotgacor77.id/ https://slotjitu.net/ https://bento.me/kawasan303/ https://www.slotdepo10k.id/ https://www.slotraffiahmad77.com/ https://togelsgp2023.com/ https://www.slotraffiahmad88.com/ https://www.slotraffiahmad.net/ https://www.slotraffiahmad.org/ https://www.situsraffiahmad.com/ https://slotgacor-maxwin.com/ https://www.nausenaadventures.com/ https://www.kawasan303.org/ https://slot.situs-tergacor.com/ https://slotscatterhitamgacor.com/ https://www.slotraffiahmad.id/ https://suleslotgacor.com/ https://www.kawasan303.com/ https://slot.situs-tergacor.com/ https://pgslottop.id/ https://kawasan138.com/ https://slotsuleofficial.com/ https://slot-raffi-ahmad.com/ https://www.slotjitu.web.id/ https://scatterhitamgacor.com/ https://linkslotgacor.id/ https://sundulbola.com/ https://ucosigtau.com/ https://www.ia-itb.com/ link slot gacor

UM Bulukumba dan UNM Bersinergi Pulihkan Lingkungan dan Ekonomi Masyarakat Pesisir

  Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UM Bulukumba) terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang berdampak bagi masyarakat. Melalui Program Kosabangsa (Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat), UM Bulukumba berhasil lolos pendanaan dengan judul “Peningkatan Keterampilan Diversifikasi Olahan Ikan dan Pemulihan Lingkungan Pesisir terhadap Masyarakat Rentan Bencana Gelombang Ekstrem di Kabupaten Bulukumba.” Program ini difokuskan pada peningkatan keterampilan masyarakat pesisir melalui pelatihan diversifikasi olahan ikan serta penguatan kesadaran dalam menjaga lingkungan di wilayah pesisir. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lingkungan Situbaru Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, dan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan ketahanan ekonomi sekaligus kelestarian lingkungan masyarakat pesisir. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara UM Bulukumba dan Universitas Negeri Makassar (UNM), dengan Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., sebagai Ketua Pelaksana, Fauzan Akbar, S.Pd., M.Pd., dan Harry Hardian Sakti, S.T., M.S.P., sebagai anggota pelaksana. Kegiatan pembukaan yang digelar hari ini dilanjutkan dengan sesi praktik diversifikasi olahan ikan berupa pembuatan abon ikan, nugget ikan, dan bakso ikan, dipandu oleh Ririn Putrisari, S.Pd., selaku instruktur pelatihan, Sabtu, 11 Oktober 2025. Dalam sambutannya, Lurah Bintarore, Ahmad, S.E., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir. “Alhamdulillaah, dengan adanya kegiatan ini, kami yakin akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Kelurahan Bintarore,” ujarnya. Ia menambahkan, dukungan dari perguruan tinggi seperti UM Bulukumba dan UNM menjadi energi baru bagi pemerintah kelurahan dalam menggerakkan potensi warganya. “Selama ini, banyak potensi masyarakat kita yang belum tergarap maksimal. Dengan pendampingan dari akademisi, kami berharap program ini menjadi bagian dalam meningkatkan ekonomi berbasis potensi lokal,” tambah Ahmad. Sementara itu, Ketua Pendamping dari Universitas Negeri Makassar (UNM), Amal, S.Pi., M.Si., Ph.D., menekankan bahwa Kosabangsa merupakan bentuk nyata kolaborasi sosial antara perguruan tinggi untuk menjawab tantangan masyarakat. “Program Kosabangsa ini adalah wujud sinergi antara perguruan tinggi pelaksana dan pendamping. Ini bukan hanya proyek, tetapi inovasi sosial yang menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya. Amal juga menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi kunci keberhasilan program ini. “Yang paling penting adalah bagaimana program ini tetap berjalan meski pendanaan selesai. Kami juga ingin ikut merealisasikan asa dan cita Presiden Prabowo, yakni membangun kemandirian ekonomi masyarakat dari desa. UNM siap terus mendampingi,” tegasnya. Dalam kesempatan yang sama, Rektor UM Bulukumba, Dr. H. Jumase Basra, M.Si., menyampaikan komitmen universitas dalam menjalankan peran sebagai pelaksana yang berdampak langsung bagi masyarakat. “Sebagai pelaksana, tupoksi kami adalah memastikan kegiatan ini benar-benar menyentuh masyarakat. Kami ingin hasilnya tidak berhenti di pelatihan, tetapi berdampak pada peningkatan kesejahteraan warga pesisir,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung agar program ini berjalan optimal. “Program seperti ini hanya akan berhasil bila ada partisipasi aktif masyarakat. Kami berharap sinergi antara UM Bulukumba, UNM, pemerintah daerah, dan warga Situbaru terus terjalin untuk kemaslahatan bersama,” tutur Rektor. Sementara itu, Ilmar Andi Achmad, S.Pd., M.Pd., selaku Ketua Tim Pelaksana dari UM Bulukumba, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam keberhasilan kegiatan. “Terima kasih kepada tim pendamping, pemerintah daerah, tim pelaksana dan mahasiswa, serta kelompok mitra di Situbaru. Kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik berkat kerja sama semua pihak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci sukses program berbasis pemberdayaan masyarakat. “Kami tidak hanya ingin mengajarkan, tetapi juga belajar bersama masyarakat. Harapannya, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bahwa perguruan tinggi punya peran strategis dalam memecahkan masalah nyata di lapangan,” tambah Ilmar. Dari sisi penerima manfaat, Nur Amalia, Ketua Kelompok Pengolahan Ikan Barakka, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. “Saya sangat berterima kasih. Melalui pelatihan ini, kami jadi tahu cara mengolah ikan menjadi produk bernilai jual tinggi seperti abon, nugget, dan bakso,” ungkapnya dengan antusias. Ia berharap pelatihan ini menjadi awal bagi ibu-ibu nelayan untuk lebih produktif dan mandiri. “Semoga ke depan ibu-ibu di kelompok kami bisa menciptakan sumber pendapatan baru. Kami ingin membantu suami dalam meningkatkan ekonomi keluarga, sekaligus menginspirasi masyarakat pesisir lainnya,” tutupnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, UM Bulukumba menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Melalui Kosabangsa, sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut untuk mendorong kemandirian ekonomi, ketahanan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Bulukumba. (Syayyidina Ali)